Sport

KONI Dukung Kejuaraan Asia MMA di Bali

KONI dukung rencana kejuaraan Asia Mixed Martial Arts di Bali yang akan diikuti sekitar 600 atlet dari 25 negara.

SATUJABAR, JAKARTA – Ketua Umum Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman memberikan dukungan terhadap rencana kejuaraan Asia bela diri campuran/ Mixed Martial Arts (MMA) di Bali. Rencananya kejuaraan tersebut diikuti sekitar 600 atlet dari 25 negara.

“Saya mendukung betul yang menjadi tuan rumah kejuaraan Asia, persiapkan dengan maksimal,” pesan Marciano dilansir laman KONI Pusat.

“Sepanjang punya peluang menggandeng sponsor, jalankan rencana kejuaraan internasional,” lanjutnya.

Sebelumnya, Ketum Pengurus Pusat Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Art (PP IBCA MMA) masa bakti 2022-2026 Marsekal Muda I Made Susila Adnyana menjelaskan keinginan federasi internasional MMA yakni International Mixed Martial Arts Federation (IMMAF) untuk menggelar kejuaraan di Bali. Ketum KONI Pusat bangga Indonesia dapat meraih kepercayaan internasional sebagai tuan rumah.

IMMAF dijelaskan IBCA MMA sebagai afiliasi UFC dan Brave Combat. Di dunia, IMMAF sedang proses menjadi anggota IOC.

“Kegiatan kami ini IBCA MMA di dalam maupun di luar, terus berjalan. Apapun akan kami tangani sendiri agar olahraga dapat berkembang dengan baik,” tegas Ketum PP IBCA MMA.

Di Tanah Air, MMA sendiri akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Sulawesi Utara Tahun 2026. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain MMA, Anggar, Muaythai, Tinju, Kickboxing, Yong Modo, Hapkido, dan Kurash.

Dengan adanya kompetisi nasional yang rutin, ditargetkan pembinaan terus berjalan mulai dari akar rumput hingga nasional. Atlet terbaik di kancah nasional akan menjadi atlet yang mewakili Indonesia pada single/multievent internasional.

Selain itu, Made Susila Adnyana juga menjelaskan rencana kerja sama dengan Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) dalam menggelar kejuaraan nasional amatir. Kolaborasi tersebut diapresiasi Ketum KONI Pusat karena butuh sinergi olahraga prestasi dan profesi. “Seluruh atlet olahraga prestasi dapat berkesempatan menempuh karier sebagai atlet olahraga profesi. Dalam hal ini, IBCA MMA membina atlet olahraga prestasi dan KOBI profesi. Atlet olahraga prestasi dapat mengikuti rangkaian pertandingan olahraga.

Editor

Recent Posts

Menteri Ekraf Apresiasi Kontribusi MS Glow di Ekosistem Kreatif

SATUJABAR, MALANG - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya melakukan kunjungan…

5 jam ago

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Big Bad Wolf Books Indonesia dengan…

5 jam ago

Desa Hantu Cicadas Kota Bandung: Warga Kreatif, Dongkrak UMKM

Suasana berbeda tampak di RT 05 RW 06, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul. Kawasan permukiman…

6 jam ago

Buntut Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Wali Kota Bakal Seret ke Meja Hijau

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengambil sikap tegas terhadap dugaan penebangan liar…

6 jam ago

Piala Presiden 2026: Tembakan Kanon Balsa Sekulic Menangkan Persib 1-0

SATUJABAR, JAKARTA - Piala Presiden 2026 berlangsung dari tanggal 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.…

6 jam ago

Piala AFF 2026: Indonesia Kalahkan Timor Leste 3-0

SATUJABAR, BANDUNG - Piala AFF 2026 atau Asean Hyundai Cup 2026 digelar 24 Juli –…

17 jam ago

This website uses cookies.