Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana tampil sebagai juara usai kalahkan sesama pemain Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin 21-10, 21-17.(Foto: DOk. PBSI)
SATUJABAR, PATUMWAN THAILAND – Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana tampil sebagai juara usai kalahkan sesama pemain Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin 21-10, 21-17.
Dikabarkan Humas PBSI Leo Rolly Carnando mengatakan bersyukur dapat memenangi laga tersebut.
“Alhamdulillah bisa juara di Thailand Masters super 300 kali ini. Kami sudah lama tidak masuk final, kami juga belum bisa juara lagi setelah Korea Open 2024, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih yang sudah support dan membantu kami berdua.”
“Saya juga mau meminta maaf karena selebrasi saya tadi membanting raket, karena udah lama gak juara dan saya spontan banting raket.
Sementara itu Bagas Maulana mengaku termotivasi untuk memenangi laga ini. “Motivasi pertandingan ini banyak dari orang tua, diri sendiri dan partner, karena kami sudah lama vakum podium dan kami mau bangkit lagi, ternyata ini rasanya kebangkitan, tetapi jangan cepat puas karena masih ada pertandingan-pertandingan lainnya.”
Pasangan ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti tampil sebagai juara usai mengalahkan pasangan China, Bao Li Jing/Li Yi Jing 15-21, 21-15, 21-18.
Seperti dikabarkan Humas PBSI, Amallia Cahaya Pratiwi mengatakan bersyukur dapat meraih gelar juara bersama partner barunya.
“Alhamdulillah senang sekali bisa juara, apalagi dengan pasangan baru dan bisa bermain dengan baik di sini, ini akan jadi modal untuk kami di pertandingan ke depannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Siti Fadia Silva Ramadhanti mengemukakan gelar ini didedikasikan untuk Coach Karel dan Coach Nitya serta tim ganda putri Pelatnas PBSI.
“Karena kami pasangan baru semua, semoga hasil ini bisa memacu teman-teman untuk lebih percaya diri lagi ke depannya,” katanya.
Sementara itu, pasangan ganda campuran Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil meraih gelar internasional perdananya usai mengalahkan pasangan sesama Indonesia Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti 18-21, 21-19, 21-17.
Dikabarkan Humas PBSI Indah Cahya Sari Jamil mengemukakan sangat bersyukur atas pencapaian dia dan rekannya pada turnamen ini.
“Alhamdulillah kami bisa juara di sini, pengalaman yang kemarin-kemarin kami dapatkan selama pertandingan akhirnya bisa terbalaskan di sini,” katanya.
Dia mengatakan harus melewati laga seru melawan Bobby/Melati yang mengawali laga dengan baik.
“Start-nya cukup bagus, kami tertinggal terus. Beruntung kami bisa mengambil alih ritmenya dengan tenang dan membalikkan keadaan.”
“Evaluasi ke depannya, start kami harus lebih bagus lagi dan jangan terburu-buru.
Sementara Adnan Maulana mengatakan, “Kunci kemenangan kali ini yang penting yakin aja. Gelar ini kami persembahkan untuk pelatih, keluarga, dan yang pasti untuk diri sendiri.”
Thailand Masters 2026 berlangsung 27 Januari – 1 Februari 2026 berlangsung di Nimibutr Stadium. Turnamen ini berhadiah total US$ 250.000.
SATUJABAR, BANDUNG - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung kembali membuka akses peningkatan kompetensi dan kemandirian…
SATUJABAR, BANDUNG - Kesadaran akan potensi bencana di Kota Bandung tidak harus dibangun dengan rasa…
SATUJABAR, BANDUNG BARAT – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah…
SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI), Taufik Hidayat memberikan…
SATUJABAR, PATUMWAN THAILAND – Pasangan ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti tampil…
SATUJABAR, PATUMWAN THAILAND – Pasangan ganda campuran Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil meraih gelar…
This website uses cookies.