Sport

Atlet Peraih 3 Emas ASEAN Para Games 2025 Terima Bonus

SATUJABAR, JAKARTA – Adalah Nur Ferry Pradana (30), atlet para atletik Indonesia yang mengaku bersyukur setelah menerima bonus atas prestasinya di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand. Bonus ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah untuk para atlet disabilitas yang sudah berjuang membela Merah Putih.

Pria asal Medan, Sumatera Utara itu sebelumnya tampil gemilang dengan menyabet tiga medali emas sekaligus saat turun dalam tiga nomor pertandingan diantaranya Men’s 100 meter T47, Men’s 200 meter T47, dan Men’s 400 meter T47.

“Saya turun di tiga nomor dan semuanya emas. Bonus dari pemerintah sudah turun dan jujur ini adalah hal yang dinantikan. Terima kasih kepada Bapak Presiden (Prabowo Subianto),” ujar Ferry saat berbincang, Selasa (17/3) malam dikabarkan laman Kemenpora.

Menurutnya, apresiasi dari pemerintah tersebut menjadi motivasi tambahan bagi atlet kala bertanding pada sebuah kejuaraan internasional.

Ferry menyebut, pencairan bonus ini membawa kebahagiaan bagi dirinya. Dia bilang, penghargaan dari pemerintah merupakan hal penting yang mampu meningkatkan semangat bertanding.

“Ini yang kita tunggu dan akhirnya turun (bonus). Luar biasa bahagia, itu yang kami harapkan dari sebuah apresiasi pemerintah,” katanya.

Ferry menegaskan bahwa bonus yang diterimanya tidak akan dihabiskan begitu saja, melainkan dimanfaatkan untuk hal produktif. Dia berencana menggunakannya sebagai tambahan modal usaha dan investasi jangka panjang.

“Bonusnya ini lebih untuk pengembangan usaha, sekaligus jadi modal tambahan investasi ke depan, termasuk pendidikan bagi anak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ferry menekankan pentingnya pengelolaan keuangan bagi para atlet, agar bonus yang diterima bisa memberikan manfaat berkelanjutan.

“Sebisa mungkin dimaksimalkan untuk investasi,” tambahnya.

Kini, Ferry tengah menjalani pemulihan cedera lutut usai tampil di Thailand. Ke depan, dia menargetkan kembali tampil maksimal di ASEAN Para Games Malaysia, yang juga akan menjadi penanda 10 tahun perjalanannya di pemusatan latihan nasional NPC.

“Sekarang ini fokus pemulihan, karena sebenarnya cedera lutut sudah saya rasakan saat di Thailand. Setelah itu fokus ke Malaysia, bertepatan sepuluh tahun saya di pelatnas. Saya ingin memberikan yang terbaik lagi,” jelasnya.

Seperti diketahui, pemerintah memberikan bonus dengan besaran Rp 1 miliar untuk peraih medali emas nomor perorangan, Rp 800 juta untuk peraih emas nomor ganda, dan Rp 500 juta untuk peraih emas nomor beregu.

Editor

Recent Posts

Menko Airlangga Apresiasi Kontribusi Himpunan Kawasan Industri

SATUJABAR, JAKARTA - Sektor industri memiliki peran strategis sebagai salah satu motor penting penggerak pertumbuhan…

20 menit ago

The Local Market Jadi Agenda Rutin Bulanan

The Local Market tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang interaksi antara kreator dan…

53 menit ago

HoYo FEST 2026, Wamen Ekraf: Perkuat Sinergi

HoYo FEST menunjukkan bahwa kolaborasi antara IP global dan kreator lokal mampu menciptakan nilai ekonomi…

56 menit ago

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Dibuka, Topang Sustainable Tourism

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota…

1 jam ago

Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026, Menpora Terima Sabuk Kehormatan

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menghadiri pembukaan kejuaraan 8th…

1 jam ago

Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon Kebakaran

SATUJABAR, CIREBON--Pasar Sandang Tegal Gubug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kebakaran. Peristiwa kebakaran menghanguskan puluhan lapak…

5 jam ago

This website uses cookies.