Ekspor kopi Subang Jawa Barat.(Foto: Humas Kemendag)
SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatatkan tren positif pada kinerja ekspor provinsi di awal tahun 2026. Berdasarkan data terbaru, total nilai ekspor Jawa Barat pada periode Januari hingga Februari 2026 berhasil menembus angka USD 6,45 miliar. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,61 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Pertumbuhan ini didorong oleh performa ekspor nonmigas yang mencapai USD 6,43 miliar, atau naik 3,96 persen. Kondisi ini berbanding terbalik dengan sektor migas yang justru mengalami kontraksi tajam sebesar 53,69 persen dengan nilai hanya USD 17,28 juta. Jika melihat data bulanan, ekspor Februari 2026 sendiri menyumbang USD 3,32 miliar, naik 3,48 persen secara tahunan (YoY), di mana sektor nonmigas mendominasi sebesar USD 3,31 miliar.
Dari sisi komoditas, sektor otomotif menjadi motor penggerak utama. Golongan Kendaraan dan Bagiannya mencatatkan peningkatan ekspor terbesar mencapai USD 305,63 juta atau melonjak 24,83 persen. Sebaliknya, penurunan terdalam dialami oleh golongan Perhiasan/Permata yang merosot hingga 53,20 persen atau berkurang sebesar USD 166,23 juta.
Secara sektoral, mayoritas lapangan usaha menunjukkan kinerja yang solid. Sektor Pertambangan memimpin pertumbuhan dengan kenaikan 18,03 persen, disusul sektor Pertanian sebesar 6,11 persen, dan Industri Pengolahan yang tumbuh 3,94 persen.
Sementara itu, Amerika Serikat masih menjadi mitra dagang utama dengan nilai serapan ekspor mencapai USD 1,05 miliar. Posisi berikutnya diikuti oleh Filipina sebesar USD 619,27 juta dan Jepang dengan USD 494,91 juta. Kontribusi ketiga negara ini mencapai 33,56 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Barat. Adapun secara kawasan, ekspor ke negara-negara ASEAN tercatat sebesar USD 1,78 miliar, sedangkan gabungan ekspor ke wilayah Amerika dan Eropa mencapai USD 2,35 miliar.
SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang…
SATUJABAR, BANJAR--Sebuah truk towing di Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami kecelakaan tunggal setelah terjun ke…
SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan pada Maret 2026 terjadi infl…
SATUJABAR, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji…
SATUJABAR, JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa…
SATUJABAR, JAKARTA - Sektor manufaktur nasional kembali menunjukkan ketahanannya di tengah ketidakpastian kondisi global seperti…
This website uses cookies.