Berita

Panitia Haji Matangkan Stok Bumbu Masak, Kebutuhan Capai 260 Ton

SATUJABAR, JAKARTA – Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah memastikan kesiapan produksi dan distribusi bumbu serta makanan siap saji (Ready to Eat/RTE) untuk layanan konsumsi jemaah haji 2026 berjalan sesuai rencana.

Kepastian ini mengemuka dalam rapat koordinasi bersama para penyedia bumbu dan RTE di Jakarta, Selasa (31/3), guna mengawal kesiapan menjelang operasional haji yang kian dekat.

Direktur Fasilitasi Kemitraan PE2HU, Tri Hidayatno, menegaskan bahwa Kemenhaj terus memastikan seluruh rantai pasok berjalan optimal, mulai dari tahap produksi hingga distribusi di Arab Saudi.

“Fokus kami memastikan produksi bumbu dan RTE siap, distribusinya tepat sasaran sampai ke dapur, dan seluruh potensi kendala pengiriman bisa dimitigasi sejak awal,” ujar Tri dilansir laman Kementerian Haji dan Umrah.

Kebutuhan bumbu untuk musim haji tahun ini diproyeksikan mencapai 360 ton, terdiri dari 28 jenis untuk Makkah dan 23 jenis untuk Madinah. Perbedaan jenis dan volume tersebut disesuaikan dengan durasi layanan di masing-masing wilayah. Sementara itu, kebutuhan RTE juga disiapkan dalam jumlah besar mengikuti total hari operasional layanan konsumsi jemaah.

Dari sisi distribusi, sebagian pengiriman telah berjalan dan bahkan ada yang sudah tiba di Jeddah. Meski demikian, sejumlah pengiriman lainnya masih dalam proses dan ditargetkan rampung paling lambat 10 April 2026, sebelum kedatangan petugas haji di Arab Saudi.

“Kami pastikan seluruh kebutuhan ini tiba tepat waktu. Jika ada kendala pengiriman, kami segera menyiapkan opsi alternatif agar tidak mengganggu layanan jemaah,” tegasnya.

Selain memastikan kelancaran distribusi, Ditjen PE2HU juga akan melakukan pengawasan penggunaan bumbu di dapur penyedia katering. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahan yang telah dikirim dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan jemaah, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan layanan di musim haji berikutnya.

Secara umum, kesiapan produksi dan distribusi bumbu serta RTE saat ini berada pada jalur yang direncanakan, seiring upaya Kemenhaj menjaga kualitas layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia.

 

Editor

Recent Posts

Joging Trek Hadir di Lapang Bola Cikeruh Sumedang

SATUJABAR, SUMEDANG – Joging trek sepanjang 360 meter sedang dibangun di pinggir Lapang Sepakbola Desa…

56 menit ago

Produk UMKM Sumedang Isi Gerai Wahana Chocolatos X-Quest

SATUJABAR, SUMEDANG - Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM  wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik…

1 jam ago

Chocolatos X-Quest di Sumedang, Bupati Sempat Menjajalnya

SATUJABAR, SUMEDANG - Chocolatos X-Quest, destinasi wisata dengan wahana futuristik mengundang respon positif Bupati Sumedang…

1 jam ago

Weekend di Kota Bandung: Kirab Budaya, Lomba Lari, Nobar Persib

SATUJABAR, BANDUNG – Weekend di Kota Bandung pada medio Mei akan meriah dengan sejumlah event.…

1 jam ago

Wali Kota Bandung : Kajian Dhuha, Ruang Ikhtiar Spiritual

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berharap kegiatan Kajian Dhuha di Masjid Agung…

1 jam ago

FA Cup 2025-2026 : Manchester City Raih Gelar Kedua

SATUJABAR, BANDUNG – FA Cup 2025-2026 telah selesai dimana Manchester City tampil sebagai juaranya usai…

2 jam ago

This website uses cookies.