Sport

Kerja Sama PSSI & FFF Berlanjut di Garuda Academy Women’s Football

Program ini masuk dalam inisiatif Next Goal, yakni kolaborasi antara Indonesia dan Prancis yang difokuskan pada pembangunan kemitraan strategis di sektor olahraga, terutama dalam mendorong kemajuan sepak bola putri secara berkelanjutan.

SATUJABAR, JAKARTA – PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) menggelar Garuda Academy Executive Programme: Women’s Football & Sports Management Workshop pada Selasa 14 April 2026 di FIFA Indonesia Office, Jakarta. Program ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pengembangan sepak bola putri Indonesia melalui pendekatan strategis, edukatif, dan kolaboratif lintas negara.

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional, program ini masuk dalam inisiatif Next Goal, yakni kolaborasi antara Indonesia dan Prancis yang difokuskan pada pembangunan kemitraan strategis di sektor olahraga, terutama dalam mendorong kemajuan sepak bola putri secara berkelanjutan.

Melanjutkan keberhasilan edisi perdana Garuda Academy, PSSI kembali menghadirkan program lanjutan dengan menjalin kolaborasi bersama Fédération Française de Football (FFF) dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia.

Dikutip laman PSSI, Garuda Academy Executive Programme: Women’s Football & Sports Management Workshop menghadirkan sejumlah pembicara berpengalaman dari level internasional, yakni Ludovic Debru (Head of International FFF), Jean-Claude Lafargue (mantan Direktur Clairefontaine dan pelatih internasional), serta Steeve Cupaiolo (CEO Silk Road Sports Consulting sekaligus Direktur FFF Academy Singapura dan Indonesia). Kehadiran mereka memberikan perspektif langsung mengenai praktik terbaik dalam pengembangan sepak bola putri di Prancis dan dunia.

Dalam sesi bertajuk French Women’s Football Landscape & Strategy, para pemateri mengulas bagaimana FFF membangun ekosistem sepak bola putri yang terstruktur, mulai dari pembinaan usia dini hingga level elite. Peran akademi seperti Clairefontaine disorot sebagai salah satu pusat pengembangan talenta, didukung oleh kompetisi reguler serta profesionalisasi liga yang berkelanjutan. Selain itu, strategi ekspansi global melalui kolaborasi internasional juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem tersebut.

Sementara itu, PSSI melalui sesi PSSI Women’s Football Strategy memaparkan arah pengembangan sepak bola putri Indonesia. Women’s Football Development Manager PSSI, Ramadhana Wulandiani, bersama Head of Coach Education PSSI, Aldi Iqbal Tawakal, ikut menekankan pentingnya membangun fondasi melalui peningkatan partisipasi di level grassroots, penguatan kualitas pelatih, serta penyusunan jalur karier pemain yang jelas dan terstruktur. Adaptasi model internasional ke dalam konteks lokal Indonesia juga menjadi fokus utama dalam strategi tersebut.

Tidak hanya sesi pemaparan, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi kelompok yang melibatkan 35 peserta. Mereka dibagi ke dalam lima kelompok untuk membahas sejumlah isu strategis seperti good governance, career pathway, kompetisi reguler, jalur kompetisi domestik, hingga komunikasi. Dengan harapan, melalui diskusi lahir ide-ide konkret yang dapat diimplementasikan dalam pengembangan sepak bola putri nasional.

Sebagai penutup, acara ditandai dengan closing ceremony dan penyerahan simbolis token of appreciation dari PSSI kepada FFF yang diserahkan oleh Marsal Masita, selaku Direktur PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI). Momen ini menjadi simbol eratnya kerja sama antara kedua federasi dalam mendorong kemajuan sepak bola putri.

 

Editor

Recent Posts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah…

3 jam ago

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat…

3 jam ago

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga.…

3 jam ago

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi…

3 jam ago

Ketika Fadli Zon Mengenang Seniman Nasirun

YOGYAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir dalam takziah yang diselenggarakan oleh keluarga maestro…

8 jam ago

Hari Jadi Kuningan 1 September 2026, Sekda: Lebih Khidmat, Lebih Meriah

KUNINGAN – Hari Jadi Kuningan 1 September, Pemerintah Kabupaten Kuningan sudah menyiapkan sejumlah program di…

8 jam ago

This website uses cookies.