Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan "Charity Run: Education for All by ITB '79". FOTO: Humas Kemenparekraf
BANDUNG – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan “Charity Run: Education for All by ITB ’79”.
Event ini sebuah ajang wisata berbasis olahraga yang menggalang amal untuk pendidikan dan mempromosikan gaya hidup sehat melalui pariwisata olahraga.
Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf/Baparekraf, menyatakan apresiasi terhadap event ini.
“Kami sangat mengapresiasi digelarnya acara ini yang sejalan dengan visi dan misi kami untuk mendorong pegiat parekraf menciptakan event berkualitas, terutama dengan elemen charity yang memberikan inspirasi bagi pendidikan di Indonesia Timur,” ujarnya dalam wawancara eksklusif dengan “The Weekly Brief With Sandi Uno”.
“Charity Run: Education for All by ITB ’79” akan diselenggarakan dalam dua kategori, termasuk lari virtual dengan jarak minimal 79 kilometer dalam 2 bulan, serta lari utama pada 1 September 2024 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Acara ini bertujuan mengumpulkan dana untuk mendukung pengembangan pendidikan di daerah tertinggal Indonesia Timur.
Betti Alisjahbana, Ketua Panitia acara, menjelaskan bahwa ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-45 alumni ITB ’79, dengan tujuan lebih dari sekadar promosi gaya hidup sehat, tetapi juga sebagai upaya nyata mendukung pendidikan.
Taman Mini Indonesia Indah dipilih sebagai lokasi utama untuk lari offline karena suasana alaminya yang bersih dari polusi kendaraan, serta menawarkan pengalaman unik berwisata sambil berolahraga.
TMII, dengan 70 hektare green area dan fasilitas ramah lingkungan seperti kendaraan listrik, memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta “Charity Run: Education for All by ITB ’79”.
Dengan adanya Tirta Cerita dan Tirta Menari, peserta juga dapat menikmati harmonisasi lampu warna-warni dan air mancur yang memperkaya pengalaman mereka.
Event ini juga merupakan kolaborasi dengan KitaBisa untuk crowdsourcing dan IFOS sebagai volunteer untuk memberdayakan siswa SMA di Indonesia Timur dalam mendapatkan motivasi dan kompetensi yang lebih baik.
SATUJABAR, BANDUNG--Jalur Tol Purbaleunyi dari Bandung arah Jakarta sudah lengang, setelah puncak arus balik memasuki…
SATUJABAR, JAKARTA - KCIC mencatat volume penumpang Whoosh pada 24 Maret 2026 mencapai 24.315 penumpang…
SATUJABAR, BANDUNG - Kota Bandung menegaskan diri sebagai surga kuliner yang tak pernah kehilangan pesonanya.…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memantau langsung…
SATUJABAR, SUKOHARJO - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H.,…
SATUJABAR, PANGANDARAN--Selama libur Lebaran 2026, Wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, dipenuhi wisatawan datang dari berbagai…
This website uses cookies.