Berita

Kemenag Buka Program Beasiswa Doktor di Tiga Kampus

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta membuka program partnership beasiswa Doktor (S3) yang merupakan bagian Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag Ruchman Basori menjelaskan, bahwa program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kontribusi kajian keagamaan di tingkat internasional.

“Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal. Serta, turut mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner,” ujar Ruchman, Jakarta, Kamis (23/4/2026) dilansir laman Kemenag.

Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri yang dirancang untuk mencetak peneliti yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu-isu strategis seperti perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan. Melalui pendekatan interdisipliner, peserta didorong menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan global.

BACA JUGA: Harga Emas Senin 18/5/2026 Antam Rp 2.764.000 Per Gram

Ruchman menambahkan, pendekatan yang digunakan dalam program ini dirancang untuk memperkuat perspektif keilmuan yang inklusif sekaligus kontekstual. “Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif,” ungkap Ruchman.

“ICRS ini mengkonsolidasikan tiga kekuatan universitas ternama di Yogyakarta yaitu Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta. Para Pendaftar Beasiswa bisa kuliah di salah satu dari tiga kampus tersebut sebagai tempat studi setelah dinyatakan lulus seleksi BIB Kemenag,” imbuh Ruchman.

Pendaftar program ini dapat memilih salah satu dari tiga perguruan tinggi mitra, yaitu program doktor Inter-Religious Studies di Universitas Gadjah Mada, program doktor Islamic Thought and Muslim Societies di UIN Sunan Kalijaga, atau program doktor teologi di Universitas Kristen Duta Wacana.

Melalui skema ini, Kemenag berharap dapat memperkuat peran pendidikan tinggi keagamaan dalam melahirkan pemimpin intelektual yang mampu berkontribusi bagi transformasi sosial di tingkat nasional maupun global.

Pendaftaran program ini dibuka hingga 31 Mei 2026. Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, hingga daftar perguruan tinggi tujuan dapat diakses melalui portal resmi beasiswa di https://beasiswa.kemenag.go.id dan https://www.icrs.or.id/ . Segera lakukan pendaftaran di https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/

Editor

Recent Posts

bank bjb Dan PUSRI Perkuat Sinergi Strategis Melalui Penandatanganan MoU

PALEMBANG - bank bjb dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) resmi memperkuat kerja sama strategis…

25 menit ago

BOGORUN 2026 Sukses Digelar, bank bjb Hadirkan Pengalaman Berlari di Kota Bogor

BOGOR - Kota Bogor kembali dipenuhi semangat olahraga dan gaya hidup sehat melalui gelaran BOGORUN…

32 menit ago

Kinerja Perbankan Syariah: Aset Tumbuh 10,49 Persen

SATUJABAR, JAKARTA – Kinerja perbankan syariah tumbuh solid berkelanjutan, ungkap Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kinerja…

37 menit ago

Pencuri Sepeda Motor di Bandung Ditangkap Saat Resepsi Pernikahan

SATUJABAR, BANDUNG--Sebuah resepsi pernikahan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi hari memalukan bagi mempelai wanita…

3 jam ago

Kirab Mahkota Binokasih di Bandung, Bupati dan Wabup Sumedang Ikuti Kirab

SATUJABAR, SUMEDANG – Sumedang meriahkan kirab Mahkota Binokasih saat Puncak Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran…

4 jam ago

Sumedang Aquatic Championship III Dibuka Bupati

SATUJABAR, SUMEDANG - Sumedang Aquatic Championship III Piala Bupati Sumedang Tahun 2026 diikuti oleh 887…

4 jam ago

This website uses cookies.