Tim gabungan melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau pada Rabu (26/8). (Foto: BPBD Kabupaten Lingga Via BNPB)
JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya memastikan penanganan dilakukan secara cepat dan tepat. Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BNPB periode Kamis (27/8) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (28/8) pukul 07.00 WIB, sejumlah kejadian baru dilaporkan di beberapa wilayah, antara lain kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan.
BNPB melaporkan di Provinsi Kepulauan Riau, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kabupaten Lingga pada Rabu (26/8), dengan luas lahan terbakar sekitar lima hektare. Lokasi kebakaran berada di Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, dan Desa Kebun Nyiur, Kecamatan Singkep.
Petugas di lapangan telah melakukan penanganan dan api berhasil dipadamkan pada Kamis (27/8). BNPB mengimbau pemerintah daerah bersama masyarakat tetap meningkatkan pemantauan di wilayah rawan kebakaran, terutama pada lahan kering, serta memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, dengan luas lahan terbakar sekitar lima hektare. Lokasi terdampak mencakup Kelurahan Tukap di Kecamatan Kombi, Kelurahan Toulour di Kecamatan Tondano, dan Kelurahan Sumalangka di Kecamatan Tondano Barat. Waktu awal kejadian belum diketahui, namun tim gabungan telah berhasil memadamkan api pada Kamis (27/8).
Meskipun telah padam, kondisi lahan yang kering tetap memerlukan kewaspadaan untuk mencegah api kembali muncul dan meluas. Upaya pencegahan melalui patroli dan pemantauan di wilayah rawan perlu terus dilakukan, disertai penanganan segera apabila ditemukan indikasi kebakaran.
Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan luas lahan terbakar sekitar tiga hektare. Lokasi kebakaran berada di Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Rilau, atau di sekitar SMA Negeri 3 Barru.
Berdasarkan hasil kaji cepat dan penuturan saksi di lapangan, kebakaran telah terjadi sejak dua hari sebelumnya. Api sempat berhasil dikendalikan, namun kembali menyala dan kemudian menjalar. Hingga pemantauan dan upaya pemadaman terakhir pada Kamis (27/8), kebakaran masih dalam proses penanganan oleh unsur terkait.
Selain karhutla, kejadian kekeringan juga dilaporkan di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Lokasi terdampak berada di Kampung Bowisa, Distrik Mugi, dan Kampung Mbuwa, Distrik Mbuwa.
Kondisi tersebut berdampak pada sekitar 1.156 kepala keluarga yang terancam mengalami kerawanan pangan. Selain itu, sekitar 2.325 hektare lahan pertanian dilaporkan mengalami gagal panen. Sebagian warga terdampak telah mengungsi ke Distrik Walaik. Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pendataan dan pemantauan kondisi masyarakat terdampak, terutama terkait ketersediaan pangan, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya agar penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.
JAKARTA - Merdeka Run 2026 akan digelar pada Sabtu (29/8) dengan titik start di kawasan…
SATUJABAR, INDRAMAYU--Sepuluh orang pelaku pencurian spesialis pembobol rumah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, digulung polisi.…
BANDAR LAMPUNG – Titik panas terpantau meningkat di Provinsi Lampung mendorong BNPB menggelar Operasi Modifikasi…
JAKARTA – OJK atau Otoritas Jasa Keuangan terus memperkuat ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset…
BOGOR - Rumah Dilan atau Rumah Pendidikan dan Keterampilan lahir dari kolaborasi dan sinergi bersama…
CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto turun langsung ke lokasi tawuran yang terjadi di Jalan…
This website uses cookies.