Berita

Kawasan Industri Butom Sumedang Menyesuaikan Desain Rebana

Klastering industri di Kawasan Rebana akan dikembangkan di Subang dan Indramayu, sedangkan Sumedang difokuskan sebagai daerah hilirisasi pertanian dan wisata pegunungan.

SATUJABAR, SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang mengatur ulang strategi pegembangan ekonomi kawasan industri Buahdua, Ujungjaya, Tomo (Butom) untuk tahun 2027.

Re-arrangement Butom merupakan pengaturan ulang strategi pengembangan ekonomi wilayah tanpa menggugurkan legalitas dasar ruang yang telah ada.

“Re-arrangement Butom memiliki dasar ruang sebagai pusat kegiatan ekonomi dan kawasan industri, namun pertumbuhan kawasan belum berkembang signifikan. Pasal 35 UU Cipta Kerja bahwa klaster industri dapat berbasis sumber daya lokal,” kata Sumedang Bupati Dony Ahmad Munir dikutip dari laman Pemkab Sumedang Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, klastering industri di Kawasan Rebana akan dikembangkan di Subang dan Indramayu, sedangkan Sumedang difokuskan sebagai daerah hilirisasi pertanian dan wisata pegunungan.

“Sektor pertanian tanaman pangan padi di Kawasan Butom terutama di Buahdua dan Ujungjaya masih menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” katanya.

Buahdua menjadi fokus pengembangan padi organic dengan sentra lokus di Desa Cikurubuk. Sedangkan Ujungjaya fokus ke integrasi dan hilirisasi usaha tani padi dengan sentra lokus Desa Sukamulya. Sementara Tomo fokus ke agro-olah dan ekspor Mangga Gedong Gincu dengan sentra lokus Desa Jembarwangi, Desa Karyamukti, dan Desa Tolengas.

Dony mengatakan arah re-arrangement adalah pengembangan ekonomi masyarakat berbasis pertanian. “Fokus pengembangan integrasi dan hilirisasi sistem pertanian yang didukung dengan sistem logistik terpadu dan feasible untuk penanaman modal,” katanya.

Untuk mewujudkannya, Pemkab Sumedang terus melakukan sosialisasi ke pemangku kepentingan Penetapan status area dan lahan bersama seluruh pihak terkait. Dilakukan juga penguatan kelembagaan ekonomi, pembinaan dan keterpaduan antar kelembagaan ekonomi masyarakat dan kawasan pendampingan.

Editor

Recent Posts

Kurban Ramah Lingkungan ala PWI Indramayu, Kemas Daging Pakai Besek Bambu dan Daun Jati, Aroma Daging Tambah Wangi

SATUJABAR, INDRAMAYU - Aroma khas daun jati dan anyaman bambu merebak di sekretariat Persatuan Wartawan…

2 jam ago

Berantas Kejahatan Jalanan, Polrestabes Bandung Bentuk Tim Khusus Reaksi Cepat

SATUJABAR, BANDUNG--Maraknya kejahatan jalanan, termasuk kejahatan begal, mendesak Polrestabes Bandung mengambil langkah cepat dalam memberikan…

2 jam ago

Harga Patokan Ekspor Produk Kulit Tetap, Kayu Bervariasi

SATUJABAR, JAKARTA – Harga Patokan Ekspor produk kulit pada periode Juni 2026 dibanding periode sebelumnya…

2 jam ago

Harga Referensi biji kakao periode Juni 2026 Naik

SATUJABAR, JAKARTA – Harga Referensi biji kakao periode Juni 2026 ditetapkan sebesar USD 3.832,17 per…

3 jam ago

Harga Referensi Minyak Kelapa Sawit Juni 2026 Turun

SATUJABAR, JAKARTA - Harga Referensi minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar…

3 jam ago

Singapore Open 2026: Ganda Campuran Korea ke Final

SATUJABAR, JAKARTA – Singapore Open 2026 memasuki babak semifinal Sabtu 30 Mei 2026 di Singapore…

3 jam ago

This website uses cookies.