Berita

KAI Wisata Gaungkan “Luxurious Journey” di Ajang ARCEO 2025 Kuala Lumpur

SATUJABAR, JAKARTA — PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata), anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional dengan turut berpartisipasi dalam ajang bergengsi ASEAN Railway CEO Conference (ARCEO) 2025 yang digelar pada 8–12 September di Renaissance Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia.

Mengusung tema “A Luxurious Journey; Crafting Unforgettable Travel Experiences”, ARCEO 2025 menjadi wadah strategis bagi pelaku industri perkeretaapian se-Asia Tenggara untuk saling bertukar ide, memperkuat kolaborasi lintas negara, dan mengembangkan inovasi layanan berbasis pariwisata.

 

Komitmen Hadirkan Pengalaman Perjalanan Berkelas Dunia

Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy, menegaskan bahwa keikutsertaan perusahaan dalam ARCEO 2025 adalah bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan layanan wisata berbasis kereta api yang aman, nyaman, dan berkelas dunia.

“Kehadiran KAI Wisata di ARCEO 2025 merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan layanan pariwisata berbasis kereta api yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi pariwisata Indonesia,” ungkap Hendy melalui siaran pers yang diterima Satujabar.com.

Lebih lanjut, Hendy menyampaikan bahwa KAI Wisata ingin menjadi pelopor dalam menyajikan konsep “luxurious journey” atau perjalanan mewah yang mampu bersaing secara global. Hal ini sejalan dengan semangat perusahaan yang tertuang dalam tagline ulang tahun ke-16 KAI Wisata, yakni “Elevating Every Journey”.

 

Generasi Muda Jadi Wakil di Forum Internasional

Menariknya, dalam perhelatan ini KAI Wisata juga mengirimkan perwakilan generasi muda potensial, yakni Titin Kusumarini, profesional muda dari layanan Lounge.

“Kesempatan hadir di ARCEO 2025 adalah pengalaman yang sangat berharga, terutama bagi kami generasi muda di KAI Wisata. Dari sini, kami belajar bahwa inovasi dan kolaborasi adalah kunci menghadirkan layanan yang berdaya saing dan berkesan,” ujar Titin bangga.

Kehadiran Titin menjadi simbol bahwa KAI Wisata tidak hanya fokus pada layanan, tetapi juga pada pengembangan talenta muda sebagai bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan.

 

KAI Wisata Perkuat Jaringan Regional

Selain sebagai ajang promosi dan benchmarking, ARCEO 2025 juga menjadi momentum penting bagi KAI Wisata untuk memperluas jejaring kerja sama dengan operator kereta api dari negara-negara ASEAN. Fokusnya adalah pertukaran wawasan dalam pengembangan layanan pariwisata berbasis rel dan eksplorasi potensi kolaborasi regional.

“Kami optimis, keikutsertaan dalam ARCEO 2025 akan semakin memperkokoh posisi KAI Wisata sebagai pelaku utama layanan transportasi pariwisata di Indonesia, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan pariwisata ASEAN yang terintegrasi dan berkelanjutan,” tutup Hendy.

Dengan kehadirannya di ARCEO 2025, KAI Wisata terus mempertegas perannya sebagai penyedia layanan wisata berbasis kereta api yang inovatif, kompetitif, dan mendukung misi KAI Group dalam menciptakan transportasi masa depan yang ramah lingkungan dan mendunia.

Editor

Recent Posts

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21…

6 jam ago

Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026

Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026 SATUJABAR, BANDUNG – Berikut harga…

6 jam ago

Piala Thomas & Uber 2026: Tim Ganda Putra Kini Punya Pelatih Baru

Hendra yang bertahun-tahun menjadi andalan tim Thomas Indonesia di sektor ganda, kini akan duduk di…

7 jam ago

Piala Thomas & Uber 2026: Tim Indonesia Langsung Berlatih Keras

Pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengatakan latihan pertama ini sangat penting untuk…

7 jam ago

Optimalisasi AI Bisa Dongkrak PDB 3,67 Persen

Ekosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong…

7 jam ago

Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik

Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis…

7 jam ago

This website uses cookies.