Berita

KAI Tingkatkan Layanan Lost and Found, 6.455 Barang Berhasil Diamankan

BANDUNG – Sebagai bagian dari komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah memperkuat sistem layanan Lost and Found.

Pelanggan yang merasa kehilangan atau tertinggal barang di kereta atau stasiun dapat melaporkannya kepada petugas atau melalui Contact Center KAI 121.

Dalam periode Januari hingga September 2024, KAI berhasil mengamankan 6.455 barang temuan dengan total estimasi nilai mencapai Rp10.436.502.765. Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana KAI hanya menemukan 5.434 barang dengan nilai sekitar Rp6.655.984.900.

“Barang-barang berharga yang kami amankan meliputi elektronik, perhiasan, dokumen penting, dan uang tunai. Sebagian besar barang sudah kembali ke pemiliknya, sementara sisanya masih kami simpan karena belum diambil,” jelas Anne Purba, Vice President Public Relations KAI melalui siaran pers.

Anne menambahkan bahwa petugas announcer secara rutin mengingatkan pelanggan untuk menjaga barang bawaannya agar tidak tertinggal. Meskipun tanggung jawab barang bawaan ada pada masing-masing pelanggan, KAI berkomitmen untuk membantu mengamankan barang tertinggal.

Pengalaman positif pelanggan mengenai layanan Lost and Found KAI dapat dilihat di akun Instagram @keretaapikita. Salah satu komentar dari @fauzia_shalwa menceritakan bagaimana dompetnya yang tertinggal di Stasiun Yogyakarta diantarkan ke Stasiun Solo oleh petugas.

“Pernah ketinggalan dompet di Stasiun Yogyakarta. Dibawa sampai Stasiun Solo oleh petugas. Gercep banget!” ujar @fauzia_shalwa.

Pengguna lain, @g_haiqal19, juga berbagi pengalaman kehilangan kunci motor di Stasiun Cirebon dan tas di kereta Kaligung. “Fasilitas lost and found ini benar-benar membantu. Kunci motor saya ditemukan oleh petugas dan tas saya juga kembali berkat koordinasi dengan petugas di Stasiun Semarang Poncol,” tuturnya.

Komitmen KAI terhadap layanan Lost and Found mencerminkan dedikasi perusahaan dalam memberikan keamanan dan pelayanan yang prima. KAI terus berupaya meningkatkan layanan untuk memastikan kepuasan pelanggan.

“KAI bertekad menghadirkan ekosistem transportasi yang aman dan nyaman dengan fokus pada inovasi dan pelayanan responsif, guna mendorong masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi massal yang efisien dan berkelanjutan,” tutup Anne.

Editor

Recent Posts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah…

6 jam ago

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat…

6 jam ago

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga.…

6 jam ago

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi…

6 jam ago

Ketika Fadli Zon Mengenang Seniman Nasirun

YOGYAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir dalam takziah yang diselenggarakan oleh keluarga maestro…

11 jam ago

Hari Jadi Kuningan 1 September 2026, Sekda: Lebih Khidmat, Lebih Meriah

KUNINGAN – Hari Jadi Kuningan 1 September, Pemerintah Kabupaten Kuningan sudah menyiapkan sejumlah program di…

11 jam ago

This website uses cookies.