Berita

Kabar Gembira, Gaji Guru Naik Rp 2 Juta Tahun Depan, tapi Berbasis Sertifikasi

Namun, kebijakan itu dinilai tidak berlandaskan keadilan karena hanya guru bersertifikat yang mendapatkan.

SATUJABAR, JAKARTA — Kabar gembira bagi kalangan ‘oemar bakri’ baik guru honorer maupun bersaturus aparatur sipil negara (ASN) di seluruh Tanah Air. Pasalnya, gaji mereka akan naik Rp 2 juta pada tahun depan.

Kenaikan gaji guru itu dinyatakan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Rencana kenaikan gaji guru itu pun disambut gembira baik oleh para guru honorer, maupun yang sudah berstatus aparatur sipil negara alias ASN.

Diperoleh keterangan, gaji guru naik tahun depan memang sebelumnya sudah dijanjikan. Yaitu, bagian dari janji kampanye Prabowo-Gibran pada saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hanya saja, baru-baru ini, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memberikan pertanda bahwa gaji guru naik tahun depan berdasarkan sertifikasi. Karenanya, hal ini tentu saja menimbulkan reaksi dari para guru.

Mereka menilai kebijakan itu tidak berlandaskan keadilan. Itu dikatakan antara lain oleh Ketua ASN PPPK 2022 Provinsi Riau, Eko Wibowo atau Ekowi. “Tambahan gaji guru Rp 2 juta berbasis sertifikasi bentuk ketidakadilan,” ujarnya.

Dikatakannya, bahwa guru beserdik sudah besar pendapatannya. Menurut dia, pemerintah harusnya lebih memikirkan guru yang belum disertifikasi.

Tidak hanya itu, masih banyak guru ASN PPPK dan honorer yang belum beserdik. Oleh karena itu, Ekowi menegaskan, tidak boleh ada perbedaan kenaikan gaji.

“Dinaikkan sama-sama saja Rp 2 juta karena pasti akan terjadi polemik di kalangan guru yang belum sertikasi, ” tuturnya.

Ekowi berharap, kebijakan Mendikdasmen Abdul Mu’ti tepat sasaran. Yakni menyentuh semua guru. Sebab, setiap guru telah berjasa mencerdaskan anak bangsa.

Dia mengatakan bahwa gaji naik Rp2 juta tahun depan jangan hanya untuk guru tertentu. Oleh karena itu, Menteri Mu’ti harus mempertimbangkan lagi keputusannya.

Ekowi yakin, Presiden Prabowo Subianto menginginkan keadilan ditegakkan. Terlebih untuk seluruh guru dan tenaga kependidikan atau tendik di Indonesia. (yul)

Editor

Recent Posts

LIGA SPANYOL 2026-2027: Menang 4-0, Madrid ke Puncak Klasemen

BANDUNG - Liga Spanyol 2026-2027 pada Minggu 30 Agustus 2026 antara lain menghadirkan laga Real…

54 menit ago

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah…

9 jam ago

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat…

9 jam ago

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga.…

10 jam ago

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi…

10 jam ago

Ketika Fadli Zon Mengenang Seniman Nasirun

YOGYAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir dalam takziah yang diselenggarakan oleh keluarga maestro…

14 jam ago

This website uses cookies.