Berita

Kabar Baik! Situs Gunung Palasari Didorong Jadi Cagar Budaya Nasional

SATUJABAR, SUMEDANG – Kabar gembira datang dari penjuru Sumedang Jawa Barat saat Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyambangi daerah itu.

Menteri Fadli mendorong situs Gunung Palasari menjadi tempat wisata budaya dan sejarah yang hidup.

“Ke depan, kita akan bersama-sama dengan Pak Bupati, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK), serta para pemangku kepentingan lainnya mendorong Situs Gunung Palasari agar menjadi tempat wisata budaya dan sejarah yang hidup,” ujar Menbud Fadli Zon saat mengunjungi Cagar Budaya Tahura Gunung Palasari didampingi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Sabtu (17/01/2026) melalui keterangan resmi Humas.

Ia menyampaikan, kunjungannya ke Tahura Gunung Palasari merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat pelestarian situs budaya yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan lingkungan. Pengembangan situs budaya harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan. “Kami harus menjaga ekosistem yang ada, salah satunya dengan menanam pohon-pohon langka yang merupakan bagian dari pohon endemik lokal,” tambahnya.

Ia menegaskan, situs  Gunung Palasari memiliki potensi besar untuk ditingkatkan statusnya sebagai cagar budaya nasional. “Cagar budaya seperti ini nantinya bisa didorong dan tetapkan sebagai cagar budaya nasional, sehingga perlindungannya lebih kuat dan pengelolaannya lebih berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Dony menegaskan Pemerintah Kabupaten Sumedang siap memelihara dan mengelola Gunung Palasari agar tidak hanya terlindungi secara fisik, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi budaya bagi masyarakat. “Cagar budaya ini harus hidup dan memberi dampak. Bukan hanya dilestarikan, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat Sumedang datang, melihat, mengetahui, dan memiliki kesadaran untuk ikut melestarikannya,” ujar Dony.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pelestarian cagar budaya.  “Bagaimana masyarakat Sumedang datang, mengetahui, aware, dan akhirnya merasa memiliki. Itulah kunci agar pelestarian cagar budaya bisa berkelanjutan,” katanya.

Dony menambahkan, ke depan Pemkab Sumedang juga berencana melakukan digitalisasi cagar budaya Gunung Palasari sebagai bagian dari inovasi pelestarian. “Kami merencanakan digitalisasi cagar budaya, sehingga informasi sejarah, nilai budaya, dan edukasinya bisa diakses lebih luas, terutama oleh generasi muda,” ungkap Bupati Dony.

Editor

Recent Posts

Polytron Indonesia Open 2026: Seru! Jojo Kalahkan Alwi di 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

4 jam ago

KPK Tangkap Tangan TPK Pengurusan Izin Tinggal Warga Negara Asing di Kementerian Imipas

SATUJABAR, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan peristiwa tertangkap tangan terhadap sejumlah pihak yang…

4 jam ago

Pasar Kreatif Bandung 2026 Libatkan 339 UMKM, 8 Mal

SATUJABAR, BANDUNG - Pasar Kreatif Bandung 2026 kembali hadir sebagai pembuka rangkaian Bulan Belanja Bandung…

4 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Kandas

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

5 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Dua Ganda Putra ke 8 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

5 jam ago

Minimarket di Sumedang Dirampok, Pelaku Bersajam Melukai Kasir

SATUJABAR, SUMEDANG--Sebuah minimarket di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi sasaran aksi perampokan. Pelaku yang membawa…

8 jam ago

This website uses cookies.