Berita

KA Mutiara Selatan, Operasional Tembus 50 Tahun

SATUJABAR, JAKARTA – KA Mutiara Selatan relasi Bandung–Surabaya Gubeng, menurut PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatat sebanyak 185.808 pelanggan (pulang-pergi) sepanjang Januari–Mei 2026. Jumlah tersebut naik 14.555 pelanggan atau 8,50 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 sebanyak 171.253 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pertumbuhan KA Mutiara Selatan memperlihatkan bahwa layanan jarak jauh di lintas selatan Jawa masih memiliki ruang yang kuat dalam kebutuhan mobilitas masyarakat.

“KA Mutiara Selatan memiliki karakter perjalanan yang khas. Layanan ini menghubungkan Bandung dan Surabaya Gubeng melalui kota-kota penting di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pertumbuhan pelanggan pada lima bulan pertama 2026 menunjukkan bahwa KA Mutiara Selatan tetap relevan untuk perjalanan keluarga, pendidikan, pekerjaan, wisata, dan kunjungan antarkota,” katanya melalui keterangan resmi.

Secara bulanan, KA Mutiara Selatan melayani 39.386 pelanggan pada Januari 2026, 30.964 pelanggan pada Februari, 39.672 pelanggan pada Maret, 38.907 pelanggan pada April, dan 36.879 pelanggan pada Mei. Volume tertinggi terjadi pada Maret 2026, dengan kenaikan 43,62 persen dibanding Maret 2025 yang tercatat sebanyak 27.622 pelanggan.

Kinerja tersebut juga dapat dibaca melalui konteks wilayah yang dilayani. Berdasarkan data BPS 2026, provinsi yang terhubung dalam lintas KA Mutiara Selatan memiliki basis penduduk besar, yakni Jawa Barat 51,16 juta jiwa, Jawa Tengah 38,57 juta jiwa, Daerah Istimewa Yogyakarta 3,80 juta jiwa, dan Jawa Timur 42,35 juta jiwa. Jika dijumlahkan, lintas ini berada di antara wilayah dengan sekitar 135,88 juta penduduk.

Selain kuat dari sisi penduduk, wilayah yang dilalui KA Mutiara Selatan juga memiliki aktivitas wisata yang besar. BPS mencatat perjalanan wisatawan nusantara tujuan Jawa Timur sepanjang 2025 mencapai 217,20 juta perjalanan, sementara perjalanan wisatawan nusantara tujuan Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 146,25 juta perjalanan. Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta, perjalanan wisatawan nusantara pada Januari–Desember 2025 meningkat 6,74 persen dibanding tahun sebelumnya.

Menurut Anne, data tersebut memperlihatkan bahwa KA Mutiara Selatan berada pada jalur yang strategis. Pelanggan dari Bandung dan sekitarnya dapat menjangkau berbagai kota di lintas selatan hingga Surabaya, sementara pelanggan dari Jawa Timur memiliki pilihan perjalanan langsung menuju Jawa Tengah, Yogyakarta, Priangan Timur, hingga Bandung.

KA Mutiara Selatan melayani sejumlah titik pemberhentian penting, yaitu Bandung, Kiaracondong, Cipeundeuy, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Sidareja, Maos, Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Mojokerto, dan Surabaya Gubeng. Sebaran pemberhentian ini membuat KA Mutiara Selatan menjadi penghubung antara kawasan pendidikan, pusat perdagangan, destinasi wisata, wilayah keluarga, dan kota-kota dengan aktivitas ekonomi yang terus berkembang.

“Masing-masing titik pemberhentian memiliki cerita dan kebutuhan pelanggan yang berbeda. Ada pelanggan yang naik dari Bandung menuju Yogyakarta untuk pendidikan, dari Priangan Timur menuju Surabaya untuk pekerjaan, atau dari Jawa Timur menuju Bandung untuk keluarga dan wisata. KAI terus menjaga layanan ini agar perjalanan pelanggan berlangsung aman, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

 

SEJARAH MUTIARA SELATAN

Dari sisi sejarah, KA Mutiara Selatan memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan layanan kereta api antarkota di Indonesia. Layanan ini mulai beroperasi pada 17 Agustus 1972, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejak awal, Mutiara Selatan dikenal sebagai perjalanan malam yang menghubungkan Bandung dan Surabaya melalui lintas selatan Jawa.

Perjalanan panjang tersebut membuat Mutiara Selatan lekat dengan memori lintas generasi. Pada masa awal operasinya, layanan ini dikenal melayani kelas eksekutif dan bisnis. Seiring perubahan kebutuhan pelanggan, kelas layanan dan relasinya beberapa kali disesuaikan, termasuk pernah melayani perjalanan hingga Malang. Kini, KA Mutiara Selatan beroperasi pada relasi Bandung–Surabaya Gubeng pulang pergi dengan layanan Eksekutif dan Ekonomi Premium.

Anne menyampaikan, riwayat panjang KA Mutiara Selatan memperlihatkan kemampuan layanan kereta api untuk terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan pelanggan. Nama Mutiara Selatan tetap dipertahankan karena memiliki nilai historis yang kuat, sementara layanan di dalamnya terus diperbarui agar sesuai dengan perjalanan masyarakat saat ini.

“KA Mutiara Selatan merupakan layanan yang memiliki nilai sejarah sekaligus fungsi mobilitas masa kini. Lebih dari lima dekade setelah pertama kali hadir, kereta api ini tetap menjadi pilihan pelanggan di lintas selatan Jawa. Tugas KAI adalah menjaga warisan layanan tersebut dengan standar keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan yang terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Editor

Recent Posts

Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 Kembali Dibuka

Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026, pendaftaran pada 30 Juni hingga 31 Juli 2026 dengan…

19 menit ago

Swiss-Belresort Dago Heritage Kembali Jadi Official Hotel Partner dan Start Venue BDG100 Ultra Trail Run 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Swiss-Belresort Dago Heritage dengan bangga mengumumkan kembali kemitraannya dengan BDG Explorer sebagai…

38 menit ago

Terminal Kijing Ekspor Perdana, Lepas 180 Kontainer Hasil Bumi

SATUJABAR, MEMPAWAH – Terminal Kijing Pelindo Kalimantan Barat resmi melepas ekspor perdana (maiden voyage) menggunakan…

2 jam ago

Libur Sekolah 2026, Penumpang Commuter Line Melonjak

SATUJABAR, JAKARTA - Libur sekolah 2026 menjadi pematik tingginya mobilisasi masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.…

3 jam ago

Libur Sekolah 2026, Jasa Marga Siaga Operasional

SATUJABAR, JAKARTA – Libur sekolah 2026 yang jatuh pada Juni-Juli mendorong PT Jasa Marga (Persero)…

3 jam ago

Pelaku Curanmor Ditangkap di Sumedang Beraksi di 12 Lokasi

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menjadi target operasi Polres Sumedang, Jawa Barat,…

3 jam ago

This website uses cookies.