Berita

Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jangkau 79 PPKS

SATUJABAR, BANDUNG – Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung kembali menggelar kegiatan penjangkauan gabungan terhadap Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Sabtu 14 Februari 2026 dini hari.

Kepala Dinsos Kota Bandung, Yorisa Sativa, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari beuatifikasi untuk mengantisipasi meningkatnya PPKS di jalanan menjelang bulan Ramadan.

“Alhamdulillah ini adalah bagian dari kegiatan justifikasi sesuai arahan pimpinan. Hari ini kita melakukan kegiatan penjangkauan gabungan. Ini yang kedua kalinya, dan sesi ini menghadapi Ramadan,” ujarnya.

Penjangkauan dilakukan dalam dua regu. Regu pertama mulai bergerak pukul 02.30 WIB dari kawasan Simpang Lima Bandung, menyusuri sejumlah ruas jalan dan berkumpul di Masjid Raya Bandung.

Sedangkan regu kedua memulai kegiatan dari Jalan Suniaraja dan berkumpul di Pendopo Kota Bandung atau Masjid Raya Bandung.

Dari sesi pertama, sekitar 50 orang terjaring dalam dua tim dan langsung menjalani proses asesmen oleh tim gabungan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

PPKS ini kemudian dikumpulkan untuk dibawa ke kantor tim asesmen guna penanganan lebih lanjut. Adapun tim gabungan melibatkan Dinsos, DP3A, KPAD, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, DPMKP, DPKP, DLH, DSDABM, serta Satpol PP Kota Bandung.

Lebih lanjut, data Dinsos Kota Bandung menunjukkan hasil rekapitulasi penjangkauan mencatat total 79 PPKS yang terdata.

Dari jumlah tersebut, terdiri atas 53 gelandangan, 17 pemulung, 4 lansia, 2 penyandang disabilitas mental, dan 3 anak terlantar.

Dari sisi usia, 1 orang balita, 2 anak, 52 dewasa, dan 24 lansia. Sementara berdasarkan jenis kelamin, sebanyak 68 orang laki-laki dan 11 perempuan.

Sebagian besar yang terjaring berasal dari luar Kota Bandung, dengan persentase sekitar 75 persen. Hingga pagi hari, sebanyak 77 orang telah difasilitasi untuk dikembalikan ke daerah asalnya.

Rencana tindak lanjut yang dilakukan antara lain pemeriksaan biometrik bagi PPKS yang tidak memiliki identitas oleh Disdukcapil, pemulangan warga luar Kota Bandung melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Sentra Wyata Guna dan Dinas Perhubungan Kota Bandung, serta layanan rehabilitasi sosial lanjutan dan pemberdayaan sosial bagi warga Kota Bandung, baik di dalam maupun di luar panti.

Yorisa juga memastikan bahwa kegiatan penjangkauan akan terus dilakukan secara rutin.

“Kegiatan ini akan terus rutin. Jangan sampai memberi ruang untuk adanya PPKS dan sudah tidak ada lagi kotoran manusia yang ditemukan,” tutur Yorisa.

Editor

Recent Posts

bank bjb Dan PUSRI Perkuat Sinergi Strategis Melalui Penandatanganan MoU

PALEMBANG - bank bjb dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) resmi memperkuat kerja sama strategis…

25 menit ago

BOGORUN 2026 Sukses Digelar, bank bjb Hadirkan Pengalaman Berlari di Kota Bogor

BOGOR - Kota Bogor kembali dipenuhi semangat olahraga dan gaya hidup sehat melalui gelaran BOGORUN…

32 menit ago

Kinerja Perbankan Syariah: Aset Tumbuh 10,49 Persen

SATUJABAR, JAKARTA – Kinerja perbankan syariah tumbuh solid berkelanjutan, ungkap Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kinerja…

37 menit ago

Kemenag Buka Program Beasiswa Doktor di Tiga Kampus

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS)…

46 menit ago

Pencuri Sepeda Motor di Bandung Ditangkap Saat Resepsi Pernikahan

SATUJABAR, BANDUNG--Sebuah resepsi pernikahan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi hari memalukan bagi mempelai wanita…

3 jam ago

Kirab Mahkota Binokasih di Bandung, Bupati dan Wabup Sumedang Ikuti Kirab

SATUJABAR, SUMEDANG – Sumedang meriahkan kirab Mahkota Binokasih saat Puncak Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran…

4 jam ago

This website uses cookies.