Polres Bogor terapkan skema one-way, atau satu arah, di jalur Puncak.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, BOGOR – Satlantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way di Jalur Puncak pada Minggu (12/7/2026), seiring berakhirnya masa libur sekolah kenaikan kelas dan meningkatnya mobilitas wisatawan yang kembali ke Jakarta.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram @satlantaspolresbogor.tmc dikutip Korlantas Polri, sistem one way arah bawah atau dari Puncak menuju Jakarta mulai diterapkan pukul 11.00 WIB. Rekayasa tersebut dilakukan untuk mengakomodasi kendaraan yang akan mengarah ke Jakarta.
Pemberlakuan one way arah turun dilakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi dan volume kendaraan di lapangan.
Pengendara yang akan melintasi Jalur Puncak diimbau memperhatikan jadwal rekayasa lalu lintas agar tidak terjebak kepadatan. Umumnya, one way diberlakukan ke arah Puncak pada pagi hari, sedangkan pada siang hingga sore hari dialihkan ke arah Jakarta mengikuti peningkatan arus balik wisatawan.
Satlantas Polres Bogor juga mengimbau masyarakat untuk memantau informasi terkini mengenai rekayasa lalu lintas melalui akun Instagram @satlantaspolresbogor.tmc. Pengendara diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta mematuhi arahan petugas guna menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan.
BANDUNG - Disbudpar atau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di…
BANDUNG - Aktivitas perjalanan menuju Kota Bandung menunjukkan angka yang cukup tinggi sepanjang semester pertama…
SATUJABAR, PANGANDARAN--Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaraan, Jawa Barat, tiba-tiba anjlok saat dilintasi Bupati Pangandaran,…
JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan oleh…
SATUJABAR, JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan dugaan kasus tindak pidana korupsi di Pemerintah Kabupaten…
BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta jajaran manajemen baru Perumda Tirtawening Kota Bandung…
This website uses cookies.