Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Dendi Suryadi.(Foto: Kemenhaj)
SATUJABAR, SURABAYA – Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Dendi Suryadi menegaskan pentingnya integritas petugas dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.
Hal tersebut disampaikanNYA saat memberikan arahan dalam kegiatan Pemantauan/Pengawasan Persiapan Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1447/2026M Provinsi Jawa Timur di Asrama Haji Kelas I Surabaya. (7/4/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 690 peserta yang terdiri atas Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, Tenaga Kesehatan, serta Petugas Haji Daerah (PHD) dan unsur terkait lainnya.
Dendi menegaskan bahwa kesiapan teknis saja tidak cukup untuk menjamin keberhasilan penyelenggaraan haji. Menurutnya, integritas menjadi faktor utama yang menentukan kualitas pelayanan kepada jemaah.
“Secara teknis kita sudah memiliki standar operasional prosedur, standar kerja, dan pedoman yang jelas. Namun yang paling utama adalah integritas. Tanpa integritas, sistem yang baik tidak akan berjalan optimal,” ujarnya dilansir laman Kemenhaj.
Ia juga mengingatkan seluruh petugas agar menjaga profesionalitas selama menjalankan tugas, termasuk dalam menjaga sikap dan perilaku di lapangan.
“Petugas harus mampu menjaga diri dan menjunjung tinggi etika. Hindari hal-hal yang dapat merusak integritas selama bertugas,” tegasnya.
Dalam arahannya, Dendi menjelaskan bahwa pengawasan penyelenggaraan haji dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga pascapelaksanaan melalui evaluasi dan audit. Kemenhaj, lanjutnya, menetapkan tiga target utama dalam penyelenggaraan haji tahun ini, yakni sukses penyelenggaraan ibadah, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses peradaban dan dampak sosial.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menetapkan sejumlah indikator keberhasilan, antara lain terserapnya kuota haji secara penuh, penurunan angka kematian jemaah, tidak adanya jemaah yang hilang, berkurangnya keluhan layanan, serta tidak adanya penyimpangan.
“Kita harus memastikan seluruh kuota haji terserap 100 persen. Selain itu, kita juga harus menekan angka kematian jemaah, memastikan tidak ada jemaah yang hilang, serta meminimalkan berbagai keluhan pelayanan,” jelas Dendi.
SATUJABAR, PURWAKARTA--Pelaku utama dalam aksi pengeroyokan dalam hajatan pernikahan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berhasil…
SATUJABAR, JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan M 7,6 yang mengguncang Maluku Utara baru-baru ini menjadi…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus mendorong pelaku industri nasional, khususnya industri kecil dan menengah…
SATUJABAR, JAKARTA - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan kesiapan infrastruktur serta…
SATUJABAR, BANDUNG--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengeluarkan kebijakan baru untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak…
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Selasa 7/4/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…
This website uses cookies.