Berita

Ini Dia Indikator Makro Pembangunan Kabupaten Kuningan Tahun 2025

SATUJABAR, KUNINGAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menyampaikan Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Tahun 2025 sebagai bentuk keterbukaan informasi kinerja kepada masyarakat.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Kuningan, Rangga Apriatna, S.STP., M.A.P., mengatakan, laporan tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengetahui capaian pembangunan daerah selama satu tahun anggaran.

“RLPPD ini memberikan gambaran capaian kinerja, keberhasilan, sekaligus tantangan yang dihadapi pemerintah daerah sepanjang tahun 2025,” ujarnya, Senin (30/03/2026) dilansir laman Pemkab Kuningan.

Ia menjelaskan, penyusunan RLPPD merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019, di mana kepala daerah wajib menyampaikan laporan kepada pemerintah pusat dan masyarakat.

 

Indikator

Berdasarkan laporan tersebut, sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 71,56 menjadi 72,31. Pertumbuhan ekonomi tercatat naik dari 5,61% menjadi 6,98%. Angka kemiskinan turun menjadi 10,74%, sementara tingkat pengangguran menurun menjadi 7,59%. Pendapatan per kapita juga meningkat menjadi 34,235 dari sebelumnya 29,270.

Pada sektor pelayanan dasar, capaian juga terbilang signifikan. Prevalensi stunting berada di angka 9,88%, sedangkan cakupan pelayanan kesehatan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat mencapai 120,80%. Layanan sosial untuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, anak terlantar, lanjut usia, serta korban bencana mencapai 100%.

Di bidang infrastruktur, kemantapan jalan kabupaten mencapai 78,22% dan akses air minum melalui SPAM telah menjangkau 94,20% penduduk.

Dari sisi keuangan daerah, pendapatan terealisasi sebesar Rp2,641 triliun atau 93,50% dari target Rp2,825 triliun. Sementara belanja daerah terealisasi Rp2,696 triliun atau 92,37%.

“Publikasi RLPPD ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pimpinan daerah sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan,” jelasnya.

Sejumlah penghargaan juga diraih sepanjang tahun 2025, di antaranya apresiasi dari Kementerian Pertanian atas kontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional, serta penghargaan keterbukaan informasi publik dari Komisi Informasi Jawa Barat dan masih banyak lagi.

Rangga menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya melakukan perbaikan dalam berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan.

“Kami optimis, dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan di Kabupaten Kuningan akan terus mengalami peningkatan,” katanya.

Editor

Recent Posts

Kasus ‘Yogi Starlink’, Menkomdigi: Hormati Proses Hukum, Tapi Perlu Pembinaan

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital…

5 jam ago

Kemenhut Jatuhkan Sanksi 6 Perusahaan Terkait Karhutla

JAKARTA - Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan…

5 jam ago

ChocoRun 2026 Dorong Perempuan Aktif di Kota Bogor Jaga Kesehatan

BOGOR - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim…

7 jam ago

PSO BRT Capai Rp56 Miliar, Tunggu Kesepakan Daerah

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan anggaran hingga sekitar Rp56 miliar untuk mendukung operasional…

7 jam ago

Layanan Isbat Nikah Gratis di Kabupaten Bogor

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,…

7 jam ago

Agribisnis Kabupaten Bogor Menggeliat di Pasar Hewan Jonggol

JONGGOL – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Dikanak) dan arahan Bupati Bogor,…

8 jam ago

This website uses cookies.