Berita

Inflasi Jabar Juni 2026 Sebesar 3,40 Persen

SATUJABAR, BANDUNG – Inflasi Jabar Juni 2026, year on year (y-on-y) di Jawa Barat sebesar 3,08 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,02.

Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan inflasi tertinggi terjadi di Kab Majalengka sebesar 3,40 persen dengan IHK sebesar 112,29 dan inflasi terendah terjadi di Kab Subang sebesar 2,60 persen dengan IHK sebesar 113,05.

Inflasi Jabar Juni 2026

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,28 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,57 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,09 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,64 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,03 persen; kelompok transportasi sebesar 3,06 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,88 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,81 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,27 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,72 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 12,68 persen.

Tingkat inflasi month to month (m-to-m) Jawa Barat bulan Juni 2026 sebesar 0,28 persen, sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,70 persen.

Inflasi Nasional

Inflasi nasional Juni 2026 capai 3,34 Persen, ungkap Badan Pusat Statistik (BPS) dalam siaran pers Rabu 1 Juli 2026.

BPS menyebutkan pada Juni 2026, terjadi inflasi nasional Juni 2026 year-on-year (y-on-y) sebesar 3,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,89.

Inflasi y-on-y tertinggi pada tingkat provinsi terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 7,84 persen dengan IHK sebesar 122,43 sedangkan terendah terjadi di Provinsi Sulawesi Barat sebesar 2,29 persen dengan IHK sebesar 111,54.

Sementara itu, inflasi y-on-y tertinggi pada tingkat kabupaten/kota terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 7,84 persen dengan IHK sebesar 122,43 sedangkan terendah terjadi di Kabupaten Majene sebesar 1,70 persen dengan IHK sebesar 111,48.

Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,44 persen, sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) pada Juni 2026 tercatat sebesar 1,79 persen.

Tingkat inflasi y-on-y komponen inti pada Juni 2026 tercatat sebesar 2,76 persen, dengan tingkat inflasi m-to-m sebesar 0,23 persen dan tingkat inflasi y-to-d sebesar 1,61 persen.

Editor

Recent Posts

Konvoi Bawa Sajam Remaja di Tasikmalaya Tewas Tabrak Tembok

SATUJABAR, TASIKMALAYA--Seorang remaja di Tasikmalaya, Jawa Barat, tewas setelah mengalami kecelakaan lalu-lintas. Sepeda motor yang…

5 menit ago

Proteksi Jatinangor, Petugas Arahkan Truk Besar Masuk GT Pamulihan Sumedang

SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang menyiagakan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang bersiaga siang malam di…

1 jam ago

Kabel PJU Cadas Pangeran Digasak Maling

SUMEDANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Sumedang melakukan perbaikan lampu penerangan umum (PJU) di kawasan Cadas…

1 jam ago

Kasus Kebakaran di Kabupaten Garut Naik 45,3Persen

Kasus kebakaran di Kabupaten Garut sepanjang tahun 2026, berdasarkan data penanganan kebakaran hingga 13 Agustus…

1 jam ago

ASN Pemkot Bogor Jatuh ke Sungai Cisadane, Belum Ditemukan

ASN Pemkot Bogor diduga jatuh di aliran Sungai Cisadane, tepatnya di Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan,…

3 jam ago

Pertumbuhan Ekonomi 2027 Ditarget 6%, Inflasi 2,5%

Pertumbuhan ekonomi 2027 sebesar 6% disepakati Pemerintah bersama DPR dalam Asumsi Dasar Ekonomi Makro dalam…

3 jam ago

This website uses cookies.