Berita

Ilham Habibie Paparkan Tiga Program Strategis di Subang

Subang merupakan bagian dari Kawasan Pertumbuhan Rebana yang saat ini menarik perhatian banyak investor.

SATUJABAR, SUBANG — Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Ilham Habibie berkunjung ke Kabupaten Subang. Di ‘kandangnya’ Dedi Mulyadi cagub nomer 4 ini, Ilham memaparkan tiga program strategis yang akan diimplementasikan di wilayah tersebut.

Ketiga program itu meliputi pengembangan sektor industri, penciptaan lapangan pekerjaan, dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurut Ilham, Kabupaten Subang punya potensi besar di sektor pertanian dan perikanan. Terutama hasil bumi dan laut.

Untuk itu, dia menekankan, betapa pentingnya pengolahan hasil bumi dan laut melalui proses hilirisasi untuk meningkatkan nilai ekonomi produk. “Jika kita bisa mengolah produk-produk pertanian dan perikanan lebih lanjut, nilai ekonominya akan meningkat, dan ini juga berdampak pada penciptaan lapangan pekerjaan,” tutur dia.

Ilham menyebut, bahwa hilirisasi ini dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di Subang. Kata dia, dengan mengolah hasil bumi dan laut, akan ada lebih banyak tenaga kerja yang terlibat dalam proses tersebut, yang pada akhirnya dapat memberikan dampak positif pada perekonomian lokal.

Ilham juga menyoroti bahwa Subang merupakan bagian dari Kawasan Pertumbuhan Rebana yang saat ini menarik perhatian banyak investor. Beberapa perusahaan besar sudah mulai berinvestasi di Subang dengan mendirikan pabrik-pabrik baru.

Untuk memanfaatkan peluang ini, dia menegaskan, perlunya persiapan sumber daya manusia yang siap kerja, dengan adanya kolaborasi lintas sektor antara ekonomi, industri, dan pendidikan. “Peran pemerintah sebagai fasilitator dan koordinator sangat penting agar komunikasi dan kerja sama lintas sektor ini berjalan lancar,” tandasnya.

Program ketiga yang dibawa Ilham adalah pemberdayaan UMKM, terutama di sektor kuliner. UMKM di Subang dikenal dengan produk khas seperti olahan nanas, ikan, dan hasil bumi lainnya. Dia menegaskan, UMKM membutuhkan dukungan dalam dua hal utama, yaitu pelatihan dan kemudahan akses modal.

“Pelatihan akan meningkatkan kualitas produk, sementara kemudahan mendapatkan modal akan membantu UMKM berkembang lebih cepat,” tegasnya. (yul)

Editor

Recent Posts

Macau Open 2026: Thalita & Dinda Kandas di 32 Besar

SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…

4 jam ago

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Bus Damri di Jalan Pasteur Bandung

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas terlindas Bis Damri di Jalan Dr. Djunjunan, atau…

5 jam ago

Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar, Sampaikan 7 Tuntutan

SATUJABAR, BANDUNG--Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia di Jawa Barat menggelar…

7 jam ago

Macau Open 2026: Bagas Shujiwo Lewati Babak 32 Besar

SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…

9 jam ago

Chairul Mukmin, Alumni UMY, Juara SUCI 2026

Chairul Mukmin atau yang kerap disapa Mukmin, Alumni UMY, menjadi juara dalam Stand Up Comedy…

9 jam ago

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Insentif guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026, ungkap Menteri Agama…

9 jam ago

This website uses cookies.