Tutur

HUT KOTA BANDUNG Ke-215: Mengenal Balai Kota Bandung, Dulunya Gudang Kopi

Di tengah hiruk-pikuk Bandung, berdiri megah sebuah kompleks bersejarah: Balai Kota Bandung. Banyak orang mengenalnya sekarang sebagai kantor Wali Kota, tempat berbagai kebijakan untuk kota kembang ini dilahirkan. Tapi, tak banyak yang tahu, gedung ini punya cerita panjang sejak zaman kolonial.

Awalnya, pada tahun 1920-an, gedung ini bukanlah balai kota. Ia dibangun sebagai kantor perkebunan Preanger (Karesidenan Priangan), tempat administrasi para pengelola perkebunan kopi, teh, dan kina yang menjadi komoditas utama Belanda di Jawa Barat. Tak heran arsitekturnya kental dengan gaya kolonial yang elegan, lengkap dengan halaman luas nan rindang.

Seiring berjalannya waktu, setelah Indonesia merdeka, gedung ini beralih fungsi menjadi pusat pemerintahan Kota Bandung. Dari sinilah perjalanan Bandung sebagai kota modern mulai banyak diarahkan.

Kota Bandung sendiri berdiri pada 25 September 1810 yang ditandai dengan pemindahan ibu kota dari Dayeuhkolot ke kawasan Alun-alun Kota Bandung dimana terdapat Alun-alun, Masjid Agung dan Pendopo Bandung.

Pada 1927 Balai Kota Bandung resmi digunakan sebagai pusat pemerintahan.

Kini, Balai Kota Bandung bukan cuma kantor pemerintahan. Halamannya yang hijau dengan taman tematik—ada Taman Labirin, Taman Sejarah, sampai patung ikonik—jadi ruang publik favorit warga. Tempat ini seolah menyatukan masa lalu kolonial dengan wajah baru Bandung yang kreatif dan ramah warganya.

 

Kronologi singkat Balai Kota Bandung:

1819: Bangunan awal yang berfungsi sebagai gudang kopi (Koffie Pakhuis) didirikan oleh Andries de Wilde.

1923: Gudang kopi tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kolonial Belanda.

1927: Gudang kopi dirobohkan dan dibangun kembali menjadi gedung balai kota dengan arsitektur art deco.

1927: Gedung Balai Kota Bandung mulai ditempati dan menjadi pusat pemerintahan.

1935: Bangunan diperluas dengan tambahan bangunan baru di belakangnya.

Editor

Recent Posts

Meningkat, Kekerasan Perempuan Capai 4.472 Kasus Tahun 2025

SATUJABAR, JAKARTA--Kekerasan terhadap perempuan mengalami peningkatan di tahun 2025, tercatat mencapai 4.472 kasus. Dari data…

1 jam ago

India Open 2026: Jonatan Christie Melaju ke Perempatfinal

SATUJABAR, NEW DELHI – Wakil tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie mampu mengatasi perlawanan pemain asal…

3 jam ago

Polisi Cek Lokasi Pastikan Tidak Ada Ledakan di Tambang Antam Bogor

SATUJABAR, BOGOR--Polisi mendatangi lokasi tambang PT Antam di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk memastikan penyebab…

3 jam ago

OJK & Polri Perkuat Kolaborasi Penanganan Kejahatan Scam

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia…

3 jam ago

Utang Luar Negeri Indonesia November 2025 Turun

SATUJABAR, JAKARTA - Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2025 menurun. Pada periode…

3 jam ago

Harga Emas Kamis 15/1/2026 Rp 2.675.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Kamis 15/1/2026 dikutip dari situs logammulia.com dijual Rp 2.675.000…

8 jam ago

This website uses cookies.