Berita

Hati-Hati, Longsor Susulan Terus Terjadi di Gunung Kuda

Petugas membatasi sektor tersebut supaya tidak ada mobil atau orang yang lalu lalang di sana.

SATUJABAR, CIREBON — Longsor susulan masih terus terjadi di area pertambangan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Karenanya, upaya pencarian terhadap korban tertimbun selalu diawali dengan assessment demi keamanan Tim SAR Gabungan.

“Dari semalam ada tiga kali longsoran di sektor sebelah kanan, yang berada di timur. Itu kita bisa melihat ya, itu warna coklat. Itu cukup membahayakan apabila kita memaksakan terlalu dekat,” kata Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Letkol Inf M Yusron, saat ditemui di lokasi Gunung Kuda, Ahad (1/6/2025).

Dengan kondisi itu, maka petugas membatasi sektor tersebut supaya tidak ada mobil atau orang yang lalu lalang di sana. Pembatasan itu dilakukan sampai titik batas yang dinilai aman.

Yusron mengungkapkan, dalam upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan, selalu diawali dengan assessment atau survei keamanan di sekitar lokasi. Hal itu untuk mencegah kemungkinan adanya bencana susulan yang bisa menimpa tim SAR.

Sebelumnya, Kepala BPBD Provinsi Jabar Herman Suryatman mengatakan, kegiatan assessment memang harus dilakukan sebelum melanjutkan upaya pencarian terhadap korban di Gunung Kuda. Jika sudah dipastikan aman, maka kegiatan pencarian lanjutan akan dilakukan.

“Jangan sampai pencarian lanjutan nanti ada resiko longsor susulan,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Sekda Provinsi Jabar tersebut, di Cirebon.

Herman menjelaskan, kondisi tersebut pernah terjadi saat bencana longsor di Sumedang beberapa tahun yang lalu. Saat longsor pertama, tidak dilakukan assessment dengan cermat dan langsung dilakukan upaya pencarian. Ternyata, terjadi longsor susulan yang jumlah korbannya justru lebih banyak.

Sementara itu, upaya pencarian terhadap korban telah memasuki hari ketiga. Pada Ahad (1/6/2025) pukul 10.41 WIB, petugas menemukan lagi satu jenazah korban.

Dengan demikian, total korban tewas yang telah ditemukan petugas sudah mencapai 19 orang. Berdasarkan laporan dari masyarakat, diperkirakan ada tujuh korban lainnya yang masih tertimbun material longsoran. (yul)

Editor

Recent Posts

4 Pelaku Penganiayaan Petugas Jaga Perlintasan KA di Garut Ditangkap

SATUJABAR, GARUT--Empat pelaku penganiayaan terhadap petugas jaga perlintasan kereta api di Kabupaten Garut, Jawa Barat,…

5 jam ago

Japan Open 2026: Raymond/Joaquin Kandas di 32 Besar

SATUJABAR, JAKARTA – Japan Open 2026 berlangsung 14-19 Juli 2026 di arena Tokyo Metropolitan Gymnasium.…

5 jam ago

Japan Open 2026: Rachel/Febi Kandas di 32 Besar

SATUJABAR, JAKARTA – Japan Open 2026 berlangsung 14-19 Juli 2026 di arena Tokyo Metropolitan Gymnasium.…

6 jam ago

Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Melaju ke 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA – Japan Open 2026 berlangsung 14-19 Juli 2026 di arena Tokyo Metropolitan Gymnasium.…

6 jam ago

AMSI Sesalkan Gugatan Perdata terhadap Empat Media di Bali, Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima

SATUJABAR, JAKARTA - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyesalkan gugatan perdata terhadap empat perusahaan media…

6 jam ago

Pengguna Face Recognition Tembus 5,5 Juta Pada Semester I 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 5.555.034 pelanggan KA Jarak Jauh…

7 jam ago

This website uses cookies.