Sport

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 20 dan 21 Mei 2025, Ini Rinciannya

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 20 dan 21 Mei 2025

Komite Disiplin PSSI 26 May 2025, 6.00 AM

*Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 20 Mei 2025

 

  1. Sdr. Jesus Maria Meneses Sabater (Pemain Malut United FC)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: Malut United FC vs PSIS Semarang

– Tanggal Kejadian: 16 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung.

– Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-

 

  1. Tim PS. Barito Putera

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: PS. Barito Putera vs PSM Makassar

– Tanggal Kejadian: 17 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 7 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning.

– Hukuman: denda Rp. 50.000.000,-.

 

  1. Sdr. Muhammad Kemaluddin (Pemain Madura United FC)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: Bali United FC vs Madura United FC

– Tanggal Kejadian: 17 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar menggunakan tubuhnya secara berlebihan serta mendapatkan kartu merah langsung.

– Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-.

 

  1. Klub Bali United FC

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: Bali United FC vs Madura United FC

– Tanggal Kejadian: 17 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan kemasan air mineral ke arah area lapangan permainan dari Tribun Timur sisi Utara, penyalaan flare dalam jumlah banyak di Tribun Utara, penyalaan kembang api yang dilemparkan ke dalam area lapangan permainan yang semuanya dilakukan oleh penonton Bali United FC.

– Hukuman: denda Rp. 220.000.000,-.

 

  1. Tim Bali United FC

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: Bali United FC vs Madura United FC

– Tanggal Kejadian: 17 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: meninggalkan stadion tanpa melalui area mixed zone.

– Hukuman: denda Rp. 25.000.000,-.

 

  1. Klub PSBS Biak

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: PSBS Biak vs Arema FC

– Tanggal Kejadian: 18 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan 5 buah flare dan 1 buah smoke bomb yang dilakukan oleh penonton PSBS Biak di Tribun Selatan.

– Hukuman: denda Rp. 100.000.000,-.

 

*Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 21 Mei 2025

 

  1. Klub Persita Tangerang

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: Persita Tangerang vs Persib Bandung

– Tanggal Kejadian: 16 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan flare, petasan, dan kembang api dalam jumlah banyak yang dilakukan oleh penonton Persita Tangerang.

– Hukuman: denda Rp. 120.000.000,-

 

  1. Panitia Pelaksana Pertandingan Persita Tangerang

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: Persita Tangerang vs Persib Bandung

– Tanggal Kejadian: 16 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persib Bandung.

– Hukuman: denda Rp. 25.000.000,-.

 

  1. Klub Persib Bandung

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: Persita Tangerang vs Persib Bandung

– Tanggal Kejadian: 16 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan flare dan petasan yang dilakukan oleh penonton Persib Bandung yang hadir dalam pertandingan.

– Hukuman: denda Rp. 100.000.000,-.

 

  1. Klub Persib Bandung

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: Persita Tangerang vs Persib Bandung

– Tanggal Kejadian: 16 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persib Bandung sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan.

– Hukuman: denda Rp. 25.000.000,-.

 

  1. Sdr. Hardiansyah Muslimin (Ofisial PSM Makassar)

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: PS. Barito Putera vs PSM Makassar

– Tanggal Kejadian: 17 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: melakukan selebrasi berlebihan yang ditujukan kepada rekannya yang berada di tribun VIP.

– Hukuman: teguran keras.

 

  1. Panitia Pelaksana Pertandingan PSS Sleman

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: PSS Sleman vs Persija Jakarta

– Tanggal Kejadian: 17 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan kemasan air minum, smoke bomb yang dilemparkan ke dalam lapangan sehingga mengenai perangkat pertandingan, terjadi penyalaan flare dan petasan dalam jumlah banyak yang menimbulkan banyak penonton mengalami sesak nafas yang membutuhkan penanganan medis dan dirujuk ke rumah sakit terdekat, terjadi keributan di luar stadion yang menyebabkan adanya korban luka.

– Hukuman: dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak 2 pertandingan saat menjadi tuan rumah, berlaku pada kompetisi yang diikuti pada tahun 2025/2026; denda Rp. 270.000.000,-.

 

  1. Panitia Pelaksana Pertandingan PSS Sleman

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: PSS Sleman vs Persija Jakarta

– Tanggal Kejadian: 17 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persija Jakarta.

– Hukuman: denda Rp. 25.000.000,-.

 

  1. Klub PSS Sleman

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: PSS Sleman vs Persija Jakarta

– Tanggal Kejadian: 17 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: adanya pemasangan spanduk bertuliskan pesan provokatif yang dilakukan oleh penonton PSS Sleman.

– Hukuman: teguran keras.

 

  1. Klub Persija Jakarta

– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025

– Pertandingan: PSS Sleman vs Persija Jakarta

– Tanggal Kejadian: 17 Mei 2025

– Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persija Jakarta sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan.

– Hukuman: denda Rp. 25.000.000,-.

Editor

Recent Posts

Usung Transparansi dan Akuntabilitas, BGN Buka Akses Cek Data MBG

Ke depan, BGN akan mengembangkan sistem integrasi berbasis Application Programming Interface (API) yang memungkinkan penggabungan…

1 jam ago

Agar Program Perumahan Tepat Sasaran, Menteri PKP Koordinasi dengan BPK

Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi dan tindak lanjut atas hasil pemeriksaan BPK,…

1 jam ago

Pertamina Trans Kontinental Gandeng Tesco Indomaritim Bangun Utility Boat 22 Pax

Lebih dari 60% distribusi energi nasional bergantung pada jalur laut, menjadikan keandalan dan kehandalan armada…

1 jam ago

Lomba Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda, Tidak Sekadar Nyanyi-Nyanyi

Bupati Garut melihat ajang paduan suara ini bukan sekadar kompetisi seni, melainkan wadah bagi perempuan…

2 jam ago

Karena WFH, Jum’at Ngangkot ASN Sumedang Geser Ke Hari Rabu

Menurut Bupati Sumedang, program itu bagian dari upaya hadapi tantangan krisis global, khususnya isu lingkungan…

2 jam ago

Menu Makanan Jamaah Haji 2026, Apa Saja dan Bagaimana Pengelolaannya?

Tahun ini ada rekomendasi Kemenkes, asupan protein naik dari 75 gram menjadi 80 gram. Nasi,…

2 jam ago

This website uses cookies.