Event Golok Road to UNESCO digelar di Kota Bogor.(Foto: Humas Pemkot Bogor)
Golok Road to UNESCO diikuti 50 peserta dari delapan provinsi. Ragam pusaka Nusantara ditampilkan antara lain golok, pedang, parang, keris hingga badik.
SATUJABAR, BOGOR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, membuka Pameran Pusaka Nusantara, Sarasehan Budaya, dan Fashion Show Golok dalam rangkaian kegiatan Golok Road to UNESCO di Pasar Gembrong, Kelurahan Sukasari, Kota Bogor, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar di Kota Bogor ini diikuti sekitar 50 peserta dari delapan provinsi. Berbagai pusaka Nusantara ditampilkan, mulai dari golok, pedang, parang, keris hingga badik.
Dalam sambutannya, Denny Mulyadi mengatakan bahwa Kota Bogor memiliki identitas yang kuat sebagai Kota Pusaka dengan kekayaan sejarah, tradisi, dan warisan budaya yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa.
“Oleh karena itu, upaya pelestarian budaya harus terus kita jaga dan perkuat bersama. Kegiatan hari ini menjadi momentum yang sangat berharga untuk mengapresiasi warisan budaya sekaligus mendukung gerakan Golok Road to UNESCO sebagai ikhtiar bersama dalam mengangkat golok sebagai kekayaan budaya yang sarat nilai sejarah, filosofi, dan identitas bangsa Indonesia,” ujar Denny Mulyadi.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkomitmen untuk terus mendorong pemajuan kebudayaan serta memperkenalkan berbagai pusaka Nusantara kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, dengan mengenal dan memahami warisan budaya, masyarakat tidak hanya dapat menjaga peninggalan leluhur, tetapi juga memperkuat jati diri bangsa di tengah arus globalisasi yang semakin dinamis.
Denny Mulyadi juga mengapresiasi kehadiran para pelestari budaya dari delapan provinsi yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kehadiran mereka menjadikan acara ini sebagai ruang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan semangat dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya Nusantara,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum ini juga menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan Kota Bogor kepada masyarakat luas, terlebih dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Selain itu, Denny Mulyadi berharap penyelenggaraan yang telah memasuki tahun ke-9 ini dapat terus berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang semakin berkualitas, memiliki jangkauan yang lebih luas, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelestarian budaya Indonesia..
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi, menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang,” tutup Denny Mulyadi.
SATUJABAR, CISARUA – Ngalokat cai di Talaga Saat Cisarua Bogor adalah manifestasi dari budaya luhur…
SATUJABAR, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengundang Siti Hediati Soeharto alias Titiek Soeharto…
SATUJABAR, GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memberikan apresiasi tinggi kepada Fakultas Ekonomi Universitas Garut…
KPK menyebutkan sebanyak 28% penerimaan murid baru masih diwarnai pungli. KPK menyatakan jangan jadikan kecurangan…
SATUJABAR, JAYAPURA - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano…
Rekor nasional yang pecah antara lain oleh Adelia Chantika Aulia, 50 meter Backstroke Putri dan…
This website uses cookies.