Gaya Hidup

EXP Exhibition 2025: “Fight for Kindness” Hadir di Bandung, Serukan Kebaikan Melalui Desain

SATUJABAR, BANDUNG – Bandung kembali menjadi ruang pertemuan para pelaku kreatif melalui EXP Exhibition 2025: Fight for Kindness, sebuah pameran global bertema tipografi dan desain grafis yang diselenggarakan di Laswi Heritage, Bandung, pada 17–25 Oktober 2025. Acara ini diinisiasi oleh Nolla Studio sebagai bagian dari gerakan internasional Fight for Kindness oleh TypeCampus dan Zetafonts.

EXP Exhibition menjadi platform yang mengajak desainer dan masyarakat untuk mengekspresikan nilai kebaikan melalui karya visual. Pameran ini tidak hanya menampilkan karya tipografi dan poster dari kreator lokal maupun global, tetapi juga menghadirkan sesi bincang desain (design talks), instalasi interaktif, dan penampilan musik yang memperkuat nuansa kolaboratif khas Bandung Design Biennale 2025.

Acara pembukaan yang digelar pada Jumat, 17 Oktober 2025, diisi dengan dua sesi design talk dari pelaku industri kreatif. Sesi pertama menghadirkan Bima Nurin Aulan, Founder & Creative Director Wanara Studio, yang menyoroti peran desain grafis dalam membentuk momentum pergerakan sosial dan branding.

“Branding adalah pergerakan. Setiap karya desain grafis memiliki dua dampak baik dan buruk yang akan cepat menyebar di era digital ini. Tugas kita sebagai desainer adalah terus mengeksplorasi agar pesan yang disampaikan selalu membawa kebaikan,” ujar Bima.

Ia juga menekankan pentingnya empati dan kesadaran etis dalam berkarya, serta memandang teknologi seperti AI sebagai alat bantu yang mempercepat proses kreatif, bukan ancaman bagi profesi desainer.

“AI tidak akan pernah menggantikan makna dari proses kreatif manusia. Kebaikan yang murni tetap lahir dari pikiran dan empati manusia,” tambahnya.

(Foto: Istimewa)

Menutup sesi tersebut, Irpan Alfian sebagai moderator dan Creative Director dari Studio Nolla turut menyampaikan refleksi tentang pentingnya peran empati dalam proses kreatif dan bagaimana karya desain dapat menjadi sarana menyebarkan kebaikan di masyarakat.

“Eksplorasilah sebanyak mungkin agar kita bisa menyampaikan kebaikan melalui desain grafis yang lebih baik, baik dari segi visual maupun pesan yang disampaikan. Dalam profesi apa pun, kebaikan sekecil apa pun akan berdampak cepat atau lambat akan sampai kepada masyarakat. Karena itu, jangan pernah lupa untuk selalu berempati,” ujar Irpan.

Sesi kedua menghadirkan Befa Fadlullah, Founder & Spatial Designer Studio Timoer, yang membagikan pandangannya tentang bagaimana ruang dan material dapat menjadi media penyampai nilai sosial.

“Filosofi tidak hanya hadir dalam bentuk dua atau tiga dimensi. Produk yang fungsional pun bisa menyampaikan makna dan kebaikan. Karya desain seharusnya tidak selalu berorientasi pada materi, tetapi pada nilai yang bisa dirasakan masyarakat,” jelas Befa.

Befa juga menyinggung posisi Bandung sebagai kota kreatif yang selalu menarik perhatian publik nasional maupun internasional, namun menekankan perlunya refleksi agar pelaku industri kreatif tetap berkembang dan relevan.

“Bandung selalu eksis di mata dunia kreatif, tapi eksistensi itu harus diiringi refleksi agar kreativitas kita tidak redup,” ujarnya.

(Foto: Istimewa)

Selama sembilan hari, EXP Exhibition 2025 menampilkan karya poster dan instalasi dari berbagai studio desain. Pameran ini terbuka untuk umum dengan tiket masuk mulai dari Rp20.000, sebagai bagian dari rangkaian Bandung Design Biennale 2025.

Melalui semangat Fight for Kindness, EXP Exhibition mengajak para pengunjung untuk merenungkan kembali bagaimana kebaikan dapat disebarkan melalui visual, ruang, dan tindakan kreatif.

Editor

Recent Posts

Kasus ‘Yogi Starlink’, Menkomdigi: Hormati Proses Hukum, Tapi Perlu Pembinaan

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital…

11 jam ago

Kemenhut Jatuhkan Sanksi 6 Perusahaan Terkait Karhutla

JAKARTA - Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan…

11 jam ago

ChocoRun 2026 Dorong Perempuan Aktif di Kota Bogor Jaga Kesehatan

BOGOR - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim…

13 jam ago

PSO BRT Capai Rp56 Miliar, Tunggu Kesepakan Daerah

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan anggaran hingga sekitar Rp56 miliar untuk mendukung operasional…

13 jam ago

Layanan Isbat Nikah Gratis di Kabupaten Bogor

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,…

13 jam ago

Agribisnis Kabupaten Bogor Menggeliat di Pasar Hewan Jonggol

JONGGOL – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Dikanak) dan arahan Bupati Bogor,…

13 jam ago

This website uses cookies.