UMKM

Erwin Pastikan Program Pemkot Bandung Inklusif dan Dukung UMKM Lokal

BANDUNG – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program yang inklusif dan menyentuh semua lapisan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Erwin saat audiensi dengan komunitas UMKM Berseri di Bandung Creative Hub, Rabu (15/8). Ia menyebut, Pemkot telah menyiapkan strategi pembangunan UMKM di seluruh wilayah kota.

“Insyaallah bulan ini kami akan meluncurkan tiga UMKM Center sebagai tahap awal. Nantinya, pusat ini akan dilengkapi dengan pelatihan literasi keuangan, digital marketing, hingga keterampilan bisnis lainnya,” ujarnya melalui keterangan resminya.

Pemkot Bandung juga berencana membangun Pusat Inkubasi Bisnis dan Pusat Kuliner di 30 kecamatan sebagai bagian dari penguatan ekosistem wirausaha di daerah.

Tak hanya itu, pendekatan berbasis komunitas juga menjadi fokus, salah satunya melalui pemberdayaan ekonomi di lingkungan masjid dan pesantren. Erwin berharap program ini bisa mengangkat ekonomi umat secara menyeluruh.

“Target kami, masyarakat yang tadinya penerima bantuan (mustahik) bisa menjadi pemberi zakat (muzakki). Ini adalah perubahan mindset yang ingin kami dorong,” jelasnya.

Erwin menambahkan, bantuan modal usaha akan diberikan bagi peserta yang dinyatakan layak oleh Dinas UMKM. Program ini terintegrasi dengan data keluarga miskin dan prasejahtera. Anak-anak dari keluarga tersebut juga berpeluang mendapatkan beasiswa kuliah gratis.

Dalam konteks penanggulangan pengangguran, Pemkot Bandung menargetkan penurunan angka pengangguran dari 7,4% menjadi 6,4% melalui penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal.

Sebagai bentuk konkret lainnya, Pemkot juga rutin menggelar bazar murah dan pasar pangan murah guna membantu masyarakat sekaligus mendorong daya saing UMKM.

“Kami ingin program ini benar-benar inklusif, menyentuh semua kalangan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Erwin.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Pemkot Bandung optimistis UMKM dapat menjadi motor penggerak ekonomi kota yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan warga secara merata.

Editor

Recent Posts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah…

6 jam ago

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat…

6 jam ago

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga.…

6 jam ago

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi…

6 jam ago

Ketika Fadli Zon Mengenang Seniman Nasirun

YOGYAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir dalam takziah yang diselenggarakan oleh keluarga maestro…

11 jam ago

Hari Jadi Kuningan 1 September 2026, Sekda: Lebih Khidmat, Lebih Meriah

KUNINGAN – Hari Jadi Kuningan 1 September, Pemerintah Kabupaten Kuningan sudah menyiapkan sejumlah program di…

11 jam ago

This website uses cookies.