Pelabuhan (ilustrasi/pexels)
BANDUNG – Ekspor Jawa Barat Mei 2024 naik 33,5 persen menjadi USD 3,43 miliar dari April 2024.
Namun, menurut data BPS Jabar, jika dibandingkan April 2023 turun 0,31 persen.
Ekspor Nonmigas Mei 2024 mencapai USD 3,32 miliar, naik 34,75 persen dibanding April 2024. Namun berbeda dengan ekspor Migas yang turun sebesar 44,69 persen.
Secara kumulatif, nilai ekspor Jawa Barat Januari-Mei 2024 mencapai USD 14,98 miliar atau naik 1,25 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Demikian juga ekspor Nonmigas mencapai USD 14,85 miliar atau naik 1,30 persen.
Peningkatan nilai ekspor Nonmigas terbesar Mei 2024 terhadap Mei 2024 terjadi pada Golongan Kendaraan dan Bagiannya sebesar USD 132,00 juta, diikuti oleh Golongan Mesin dan Perlengkapan Elektrik sebesar USD 106,00 juta serta Golongan Mesin dan Peralatan Mekanis sebesar USD 70,86 juta.
Secara kumulatif Januari-Mei 2024, nilai ekspor menurut sektor mengalami peningkatan di sektor pertanian sebesar 5,05 persen dan sektor Industri sebesar 1,29 persen.
Sedangkan sektor migas dan sektor pertambangan dan lainnya turun 3,51 persen dan 10,15 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Ekspor Nonmigas Mei 2024 terbesar adalah ke Amerika Serikat, yaitu USD 583,52 juta, disusul Filipina USD 275,14 juta dan India sebesar USD 247,16 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 33,33 persen.
BANDUNG – Wisman ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada Juli 2026 tercatat sebanyak 232…
SATUJABAR, SUKABUMI--Viral di media sosial, seorang pria mengaku-ngaku sebagai wartawan, mengamuk di sebuah Sekolah Dasar…
BANDUNG - Ekspor Jawa Barat Januari-Juli 2026 mencapai USD 23,58 miliar atau naik 6,43 persen…
BANDUNG - Inflasi Jabar Agustus 2026 year on year (y-on-y) di Jawa Barat sebesar 3,13…
SATUJABAR, BANDUNG--Waspada buat para orangtua atas terjadinya kasus pornografi dan eksploitasi seksual terhadap anak di…
JAKARTA - Luas panen jagung pipilan Juli 2026 sebesar 0,23 juta hektare, mengalami penurunan sebesar…
This website uses cookies.