Aktivitas bongkar muat peti kemas di pelabuhan milik Pelindo. Ekspor Jabar Oktober 2024 naik 5,74% menjadi USD 3,43 miliar.(Foto: Pelindo)
SATUJABAR, BANDUNG – Ekspor Jawa Barat Januari-Agustus 2025 mencapai USD 25,62 miliar atau naik 3,12 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas yang mencapai USD 25,44 miliar juga naik 3,33 persen. Sedangkan ekspor migas yang mencapai USD 183,68 juta turun 19,10 persen.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar yang dilansir 1 Oktober 2025 juga menyebutkan nilai ekspor Jawa Barat Agustus 2025 mencapai USD 3,47 miliar atau turun 1,88 persen dibanding ekspor Agustus 2024. Ekspor nonmigas Agustus 2025 mencapai USD 3,44 miliar atau turun 2,22 persen dibanding Agustus 2024.
Nilai impor Jawa Barat Januari-Agustus 2025 mencapai USD 8,10 miliar atau turun 5,96 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas yang mencapai USD 7,09 miliar juga turun 2,31 persen. Begitu pula dengan impor migas yang mencapai USD 1,00 miliar turun 25,61 persen.
Nilai neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat Januari-Agustus 2025 surplus USD 17,52 Miliar, dan dari sisi volume neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat surplus 2,64 juta ton.
Ekspor Indonesia Januari-Agustus Naik 7,72%
Sementara itu, ekspor Indonesia Januari–Agustus 2025 mencapai US$185,13 miliar atau naik 7,72 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.
Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas yang mencapai US$176,09 miliar juga naik 9,15 persen.
Sementara pada Agustus 2025, ekspor mencapai US$24,96 miliar, naik 5,78 persen dibanding Agustus 2024. Ekspor nonmigas Agustus 2025 mencapai US$23,89 miliar, naik 6,68 persen dibanding Agustus 2024.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor Indonesia Januari–Agustus 2025 mencapai US$155,99 miliar atau naik 2,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas juga naik 4,85 persen menjadi US$134,88 miliar.
Sementara pada Agustus 2025, impor mencapai US$19,47 miliar, turun 6,56 persen dibandingkan Agustus 2024. Demikian juga dengan impor nonmigas turun 7,98 persen menjadi US$16,74 miliar.
Neraca perdagangan Indonesia Januari–Agustus 2025 mengalami surplus US$29,14 miliar yang berasal dari surplus sektor nonmigas US$41,21 miliar, sementara sektor migas defisit senilai US$12,07 miliar.
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengapresiasi tingginya…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengumumkan penurunan suku…
SATUJABAR, WONOSOBO – Dieng Caldera Race 2026 kembali sukses diselenggarakan pada tanggal 19–21 Juni 2026…
SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan program stimulus tarif transportasi Libur Sekolah 2026 serta periode…
SATUJABAR, CIREBON - Pelabuhan Cirebon menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional serta…
SATUJABAR, BANDUNG-- Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan memastikan, sudah menetapkan Taufik Hidayat sebagai…
This website uses cookies.