Berita

Ekspor Jawa Barat Januari-Agustus 2025 Naik 3,12 Persen

SATUJABAR, BANDUNG – Ekspor Jawa Barat Januari-Agustus 2025 mencapai USD 25,62 miliar atau naik 3,12 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas yang mencapai USD 25,44 miliar juga naik 3,33 persen. Sedangkan ekspor migas yang mencapai USD 183,68 juta turun 19,10 persen.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar yang dilansir 1 Oktober 2025 juga menyebutkan nilai ekspor Jawa Barat Agustus 2025 mencapai USD 3,47 miliar atau turun 1,88 persen dibanding ekspor Agustus 2024. Ekspor nonmigas Agustus 2025 mencapai USD 3,44 miliar atau turun 2,22 persen dibanding Agustus 2024.

Nilai impor Jawa Barat Januari-Agustus 2025 mencapai USD 8,10 miliar atau turun 5,96 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas yang mencapai USD 7,09 miliar juga turun 2,31 persen. Begitu pula dengan impor migas yang mencapai USD 1,00 miliar turun 25,61 persen.

Nilai neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat Januari-Agustus 2025 surplus USD 17,52 Miliar, dan dari sisi volume neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat surplus 2,64 juta ton.

 

Ekspor Indonesia Januari-Agustus Naik 7,72%

Sementara itu, ekspor Indonesia Januari–Agustus 2025 mencapai US$185,13 miliar atau naik 7,72 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.

Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas yang mencapai US$176,09 miliar juga naik 9,15 persen.

Sementara pada Agustus 2025, ekspor mencapai US$24,96 miliar, naik 5,78 persen dibanding Agustus 2024. Ekspor nonmigas Agustus 2025 mencapai US$23,89 miliar, naik 6,68 persen dibanding Agustus 2024.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor Indonesia Januari–Agustus 2025 mencapai US$155,99 miliar atau naik 2,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas juga naik 4,85 persen menjadi US$134,88 miliar.

Sementara pada Agustus 2025, impor mencapai US$19,47 miliar, turun 6,56 persen dibandingkan Agustus 2024. Demikian juga dengan impor nonmigas turun 7,98 persen menjadi US$16,74 miliar.

Neraca perdagangan Indonesia Januari–Agustus 2025 mengalami surplus US$29,14 miliar yang berasal dari surplus sektor nonmigas US$41,21 miliar, sementara sektor migas defisit senilai US$12,07 miliar.

Editor

Recent Posts

Rp 4,1 Triliun BOS Madrasah & BOP RA Tahap II Segera Cair, Cek Jadwal Pengajuannya!

SATUJABAR, JAKARTA - Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama tengah memproses…

2 jam ago

Bupati Cup 2026 Tour Malasari Halimun Salak Digelar

SATUJABAR, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bekerjasama dengan KONI Kabupaten Bogor, Cycling Federation Kabupaten…

2 jam ago

Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Bogor Masuk Top 15 Jabar

SATUJABAR, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Disparekraf terus mendorong pengembangan desa wisata dengan…

2 jam ago

Gerhana Matahari Total 12 Agustus Tak Terlihat di Indonesia

Gerhana Matahari Total yang terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026 mendatang, tidak dapat diamati dari…

5 jam ago

Festival Budaya Lembah Baliem Dorong Ekonomi Wamena

Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 menjadi salah satu pengungkit pariwisata sekaligus ekonomi masyarakat di…

6 jam ago

Mainkan Jali-Jali, Tim Angklung Bandung Buka Indonesia Shopping Festival 2026 di Jakarta

JAKARTA (7/8/2026) - Tim Muhibah Angklung dari Bandung, Jawa Barat, yang aktif memperkenalkan angklung ke…

8 jam ago

This website uses cookies.