Berita

Eksekutor Bentrokan Maut Dua Kelompok Ormas di Kota Bandung Ditangkap

SATUJABAR, BANDUNG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung, Jawa Barat, telah berhasil menangkap eksekutor dalam bentrokan maut dua kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas). Sang eksekutor yang menyebabkan korban tewas dalam bentrokan yang terjadi di Jalan Dayang Sumbi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, pada Kamis (18/04/2024) malam.

Setelah berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, anggota ormas berinisial T, langsung ditahan di Mapolrestabes Bandung.

T menjadi tersangka atas tuduhan penyebab korban tewas akibat luka bacokan dalam bentrokan maut dua kelompok ormas di Jalan Dayang Sumbi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Menurut Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Budi Sartono, penangkapan tersangka berdasarkan pemeriksaan sebanyak tujuh orang saksi dan bukti rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah tersangka lainnya saat ini masih dalam pengejaran.

“Pemeriksaan diakukan penyidik secara maraton. Kami ingin pastikan orang yang dijadikan tersangka adalah orang yang melakukan tindak pidana, bukan mereka yang hanya berkumpul pada saat kejadian,” kata Budi dalam keterangan pers di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (20/04/2024)

Budi menjelaskan, pemicu dari bentrokan dua kelompok ormas tersebut berawal dari  perselisihan paham. Salah satu anggota ormas mengendarai sepeda motor cekcok dengan juru parkir di sebuah minimarket yang tergabung dalam kelompok ormas berbeda.

 

Petinggi Ormas

Cekcok berujung perkelahian berkembang menjadi bentrokan saat salah satunya kembali ke lokasi kejadian bersama teman-temannya dari kelompok ormas yang menaunginya.

Dalam bentrokan tersebut, dua orang terluka akibat luka bacokan senjata tajam, seorang di antaranya tewas.

Budi menegaskan, telah memanggil petinggi dari dua kelompok ormas tersebut. Mereka telah diberikan peringatan untuk tidak main hakim sendiri dan diminta menjaga situasi kondusif.

“Kami minta dengan dirilisnya kasus ini, seluruh proses hukum diiserahkan kepada penegak hukum. Tidak main hakim sendiri, melakukan pembalasan lanjutan, dan jangan ada pergerakan apapun, serahkan proses hukum kepada kami Polrestabes Bandung,” ungkap Budi.

Budi mengingatkan, pihaknya tidak akan segan-segan melakukan penindakan dan penangkapan jika tidak mengindahkan permintaannya. Situasi kondusif Kota Bandung harus dijaga dari tindakan anarkis sebagai perbuatan pidana.

Penyidik akan menjerat tersangka T dengan Pasal 170 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pengeroyokan dan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia.

Ancaman hukuman pidananya maksimal 12 tahun dan paling singkat 7 tahun kurungan penjara.

Bentrokan kedua kelompok ormas di Jalan Dayang Sumbi, terjadi pada Kamis (18/04/2024) petang berlanjut malam hari.

Situasi mencekam dengan video yang beredar diinformasikan di jagat media sosial hingga masyarakat diminta menghindari Jalan Dayang Sumbi, sebagai lokasi “adu kekuatan” dua kelompok ormas tersebut.

Bentrokan dua kelompok ormas tersebut mengkibatkan dua orang terluka. Namun, dalam perjalanan, satu orang dilaporkan tewas.

Kedua korban yang terkena bacokan, yakni berinisial YA (47), warga Karang Layung, Cipedes, Kecamatan Sukajadi, dan berinisial ID (41) warga Dago Pojok, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Kedua korban menderita luka bacokan di bagian kepala, leher, serta  lengannya. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit, namun salah satu korban di antaranya tewas dalam perjalanan.

Editor

Recent Posts

Diduga Berselingkuh, Anggota DPRD dan Istri Kuwu di Cirebon Dilaporkan ke Polisi

SATUJABAR, CIREBON--Seorang anggota DPRD diduga berselingkuh dengan istri kepala desa (kades), atau kuwu, di wilayah…

2 jam ago

Soal SPK Fiktif LHS, Kemenperin: Institusi Korban Pencatutan

Kemenperin menghormati hak hukum para vendor yang menempuh jalur perdata. Namun, hendaknya tuntutan ganti rugi…

3 jam ago

Pop Up Store Kobe-Jepang 2026: Produk Indonesia Catatkan Potensi Transaksi Rp17 Miliar

SATUJABAR, JAKARTA - Produk fesyen dan aksesori Indonesia mencatat potensi transaksi sebesar USD 1 juta…

3 jam ago

Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026, Kemenpar: Momentum Kuasai Wisata Petualangan Global

DXI 2026 diselenggarakan pada 23–26 April 2026 di Hall B JICC Jakarta dengan mengusung tema…

3 jam ago

Piala Thomas & Uber 2026: Mampukah Indonesia Hapus Dominasi China

SATUJABAR, BANDUNG – Pada satu dekade terakhir, Badminton World Federation (BWF) mencatat dinamika menarik di…

3 jam ago

Harga Emas Batangan Antam Jum’at 24/4/2026 Rp 2.805.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Jum’at 24/4/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…

4 jam ago

This website uses cookies.