(FOTO: Humas Pemkab Sumedang)
BANDUNG – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp36 miliar untuk tahun 2024.
Target itu naik dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu, di mana target sebesar Rp33 miliar berhasil terlampaui dengan capaian Rp36 miliar, atau mencapai 114 persen.
Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman, menjelaskan pada 2023 pendapatan melebihi target Rp33 miliar,.
“Dan alhamdulillah kami mencapai Rp36 miliar. Ini menunjukkan bahwa capaian kami melebihi target hingga 14 persen,” ujarnya pada Rabu (16/10/2024) dilansir situs Pemkab Sumedang.
Nandang juga mengungkapkan bahwa meskipun data pemasukan PAD untuk tahun ini masih dalam proses pengolahan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pihaknya tetap optimis akan adanya peningkatan.
“Sektor yang diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap PAD berasal dari tiga area utama: hotel, hiburan, dan restoran,” tambahnya.
Dengan komitmen dan upaya maksimal dari seluruh pihak terkait, Disparbudpora Kabupaten Sumedang bertekad untuk meningkatkan kontribusi PAD demi pembangunan daerah yang lebih baik.
“Kami berharap tahun ini ada peningkatan yang signifikan dari ketiga sektor tersebut, sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” tutup Nandang.
SATUJABAR, QINGDAO CHINA – Tim putri Indonesia kandas di babak semifinal Badminton Asia Team Championship…
SATUJABAR, TASIKMALAYA--Polres⁰ Tasikmalaya, Jawa Barat, bergerak cepat mengungkap kasus penculikan bayi berusia dua bulan, yang…
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Sabtu 7/2/2026 dikutip dari situs logammulia.com dijual Rp 2.920.000…
SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 43 pejabat pimpinan tinggi pratama…
SATUJABAR, JAKARTA - Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan harga properti residensial…
SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati keputusan Moody's Investors Service (Moody's) yang mempertahankan…
This website uses cookies.