Gaya Hidup

Direktur ‘Squid Game’ Jelaskan Kontroversi Pemilihan T.O.P untuk Peran

SATUJABAR, KOREA — Sutradara Hwang Dong Hyuk akhirnya buka suara terkait kontroversi pemilihan T.O.P (alias Choi Seung Hyun) dalam serial Squid Game 2. Keputusan tersebut telah memicu perdebatan panas dan kritik tajam di media sosial sejak pengumuman keterlibatannya.

Meski penonton internasional cenderung lebih menerima karakter Thanos yang diperankan oleh T.O.P, banyak penonton di Korea Selatan justru memberikan kritik tajam. Hal ini dipengaruhi oleh perbedaan pandangan budaya dan kontroversi di masa lalu T.O.P.

Hwang menjelaskan bahwa karakter berlebihan seperti Thanos lebih diterima penonton internasional, tapi terasa janggal bagi penonton Korea yang mengutamakan akting realistis.

Meskipun mendapat kritik, Hwang tetap membela keputusan untuk membuat Thanos eksentrik dan mencolok, dengan tujuan memicu reaksi beragam.

Thanos digambarkan euforia dan berlebihan, mirip rapper di Show Me the Money, yang ‘high’ karena narkoba, dan meski berlebihan, karakter ini diterima baik oleh penonton internasional.

Proses pemilihan aktor untuk karakter ini cukup sulit. Hwang mengungkapkan bahwa timnya awalnya menghadapi tantangan dalam mencari aktor yang dapat menggambarkan peran seorang rapper bermasalah yang terlibat narkoba, sebuah cerita yang bertujuan untuk mencerminkan isu sosial masa kini.

Audisi diadakan untuk mencari aktor yang memerankan karakter pecinta hip-hop dan pengguna narkoba, namun awalnya Seung Hyun tidak dipertimbangkan. Tujuannya adalah mencerminkan masalah anak muda saat ini, seperti kripto dan narkoba, tetapi tidak ditemukan aktor yang sesuai.

Nama T.O.P muncul dalam pencarian, dan meskipun Hwang ragu karena vakum lama setelah insiden narkoba, dia akhirnya menghubunginya. Timnya mengingatkan bahwa T.O.P sudah lama menghilang, namun akhirnya Hwangmemutuskan bahwa dia cocok memerankan karakter rapper yang hancur akibat narkoba.

Hwang mengakui meremehkan reaksi publik terhadap masa lalu T.O.P. Meski percaya enam tahun cukup untuk refleksi, dia terkejut dengan kontroversi yang muncul. Namun, Hwang tetap memberi kesempatan bagi T.O.P untuk membuktikan diri, dan keputusan ada di tangan publik. (nza)

Editor

Recent Posts

China Open 2026: Raymond/Joaquin Melaju ke 16 Besar

SATUJABAR, BANDUNG – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…

5 jam ago

Indonesia Masuki Ekosistem Hidrogen, Bus Diesel Damri Modif Hidrogen Meluncur

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia memasuki ekosistem hidrogen dengan kehadiran armada bus diesel yang dimodifikasi serta…

5 jam ago

Bridgestone Indonesia Sambangi Kantor Kemendag, Optimalisasi Ekspor Ban

Bridgestone Indonesia menghadapi tantangan ekspor ke Uni Eropa akibat penerapan European Union Deforestation Regulation (EUDR).…

6 jam ago

Kabar PT Samwon Busana Indonesia Tutup Unit Jepara, Ini Klarifikasi Kemenperin

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan klarifikasi resmi sekaligus mengambil langkah cepat responsif menanggapi…

6 jam ago

Tim Densus 88 Antiteror Polri Tangkap Terduga Teroris di Ciamis

SATUJABAR, CIAMIS--Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang pria di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.…

8 jam ago

Air Danau Toba Susut? Ini Penjelasan BRIN

Air Danau Toba susut menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akibat faktor yang berbeda-beda…

8 jam ago

This website uses cookies.