Berita

Desa Cipinang Merdeka Sinyal: Inisiatif Pemkab Bogor dan Telkomsel

BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kembali berhasil menghadirkan sinyal di daerah blank spot.

Kali ini, Desa Cipinang di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, merasakan manfaat tersebut pada Rabu, 21 Agustus 2024.

Muharom, Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Diskominfo Kabupaten Bogor, mewakili Kepala Diskominfo, menjelaskan bahwa beberapa desa yang sebelumnya mengalami blank spot kini sudah memiliki sinyal.

Desa-desa tersebut antara lain Desa Ciguha di Kecamatan Nanggung, Desa Banyuasin di Kecamatan Nanggung, dan yang terbaru, Desa Cipinang di Kecamatan Rumpin.

“Masih ada sembilan desa lagi yang akan kita tangani secara bertahap agar bisa merdeka sinyal. Ini adalah hasil kolaborasi dan kerjasama dengan Telkomsel. Upaya ini kami lakukan untuk memudahkan akses informasi bagi masyarakat,” tegas Muharom dikutip situs Pemkab Bogor.

Permata Jaya Simarmata, General Manager Telkomsel, menambahkan bahwa pihaknya telah membangun Base Transceiver Station (BTS) di Desa Cipinang sebagai bagian dari komitmen mereka untuk meningkatkan aksesibilitas dan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap pembangunan BTS ini dapat memberikan manfaat dan mendorong kemajuan pembangunan di Kabupaten Bogor. Kami juga mengharapkan agar BTS yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat oleh masyarakat setempat,” ujar Permata.

Camat Rumpin, Icang Aliyudin, menyampaikan terima kasih kepada Diskominfo Kabupaten Bogor dan Telkomsel atas realisasi harapan masyarakat Desa Cipinang untuk merdeka sinyal.

“Alhamdulillah, sinyal di sini sangat kuat dan sudah 4G. Dengan merdeka sinyal, masyarakat dapat dengan mudah memesan ojek online, belanja, dan berjualan secara online dari rumah. Ini adalah hadiah luar biasa di HUT RI ke-79,” ungkap Icang.

Kepala Desa Cipinang, Mad Hasan, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Diskominfo Kabupaten Bogor, Telkomsel, dan Pemerintah Kecamatan Rumpin. Ia mengungkapkan bahwa keberadaan sinyal yang kuat sangat membantu masyarakat, terutama dalam pendidikan dan pelayanan online.

“Alhamdulillah, sinyal di desa kami sangat kuat. Anak-anak bisa belajar online dengan baik dan kami dapat menerapkan pelayanan online seiring dengan perkembangan teknologi,” tandasnya.

Editor

Recent Posts

Kejuaraan Pencak Silat Jawara Cup III Piala Bupati Kuningan Resmi Dibuka

Bupati Kuningan mengungkapkan potensi besar atlet pencak silat asal Kuningan yang telah mampu bersaing di…

33 menit ago

Harta Karun Mineral di Laut Dalam Indonesia, BRIN: Potensinya Besar

Tiga target mineral pasar global: nodul polimetalik, sulfida masif dasar laut, serta kerak feromangan kaya…

46 menit ago

Waspada! Pria Berpistol Sasar Ponsel di Kota Bandung ‘Berkeliaran’ Dinihari

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi pelaku kejahatan jalanan menyasar ponsel korbannya dengan menodongkan senjata api di Kota Bandung,…

1 jam ago

Diduga Berselingkuh, Anggota DPRD dan Istri Kuwu di Cirebon Dilaporkan ke Polisi

SATUJABAR, CIREBON--Seorang anggota DPRD diduga berselingkuh dengan istri kepala desa (kades), atau kuwu, di wilayah…

4 jam ago

Soal SPK Fiktif LHS, Kemenperin: Institusi Korban Pencatutan

Kemenperin menghormati hak hukum para vendor yang menempuh jalur perdata. Namun, hendaknya tuntutan ganti rugi…

5 jam ago

Pop Up Store Kobe-Jepang 2026: Produk Indonesia Catatkan Potensi Transaksi Rp17 Miliar

SATUJABAR, JAKARTA - Produk fesyen dan aksesori Indonesia mencatat potensi transaksi sebesar USD 1 juta…

5 jam ago

This website uses cookies.