Berita

Dedi Mulyadi Ancam Tunda Bantuan Desa Kabupaten Cirebon Buntut Aksi Nyawer Kades Casmari di Diskotek

SATUJABAR, BANDUNG–Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menebar ancaman. Kali ini, mengancam akan menunda bantuan keuangan dari Gubernur, buntut aksi nyawer Kepala Desa Karangsari, Casmari, di kelab malam, atau diskotek, yang videonya viral di media sosial.

Aksi nyawer Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Casmari, di kelab malam, atau diskotek, menjadi sorotan publik dan menuai hujatan. Video aksi Casmari bagi-bagi uang di atas panggung diskotek, yang viral di media sosial, juga menyita perhatian dan kemarahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dalam tayangan video, Casmari mengenakan kaos oranye, yang telah diakui orang tersebut adalah dirinya, membagi-bagikan uang pecahan Rp.50 ribu. Casmari menyawer uang diiringi suara dentuman musik dan sorotan lampu diskotek, dengan pengunjung berjoget dan bersorak dari bawah panggung.

Dedi Mulyadi menilai, perbuatan Kades Casmari, tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik. Dedi Mulyadi juga mempertanyakan, asal sumber dana yang dibagi-bagikan dalam aksi sawer Kades Casmari, hingga videonya viral.

“Ada kuwu (Kepala Desa) di Cirebon, nyawer di diskotek. Katanya, diskotek di sisi kota saeutik, mungkin menimbulkan kehebohan. Menurut saya, sebaiknya tidak dilakukan. Pertama, dari sisi etik, dan yang kedua dari sisi penggunaan uangnya. Uang yang dipakai nyawernya, uang apa coba,” ujar Dedi Mulyadi, dalam tayangan video, yang diunggah di akun media sosial pribadinya.

Dedi Mulyadi meminta, Inspektorat dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) melakukan pemeriksaan terhadap Kades Casmari. Jika tidak ada tindaklanjutnya,  Dedi Mulyadi mengancam, bantuan keuangan Gubernur untuk desa-desa di wilayah Kabupaten Cirebon, akan ditangguhkan.

Sudah Diperiksa
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMB) Kabupaten Cirebon, telah memanggil dan melakukan pemeriksan terhadap Kepala Desa Karangsari, Casmari. Dalam pemeriksaan dilakuan, pada Kamis (13/06/2025), Casmari mengaku, uang yang digunakan untuk nyawer uang pribadinya.

“Dia (Casmari) sudah hadir dalam pemeriksaan dan sudah memberikan keterangan. Dari pengakuannya, uang yang digunakan adalah uang pribadinya, bukan uang bersumber dari dana desa, APBN, atau APBD lainnya,” ujar Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Daerah DPMB Kabupaten Cirebon, Dani Irawadi, dalam keterangannya, Jum’at (14/06/2025).

Dani mengungkapkan, dalam aturan administratif, tidak ditemukan pelanggaran berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 155 Tahun 2020. Namun, tindakan yang telah dilakukan Casmari, sudah mencoreng moral dan etika sebagai seorang pejabat publik.

“Secara aturan tidak ada aturan yang dilanggar atas tindakan (aksi nyawer) Casmari, murni soal moral dan etika sebagai pejabat publik. Kami sudah memberikan teguran keras, dan yang bersangkutan juga sudah meminta maaf,” ungkap Dani.

Pemerintah Kabupaten Cirebon telah mengirimkan surat teguran keras kepada Casmari, peringatan untuk menjaga sikap dan tidak mengulangi lagi tindakan serupa.

“Iya, saya mengakui salah. Saya meminta maaf, dan tidak akan mengulanginya lagi,” jawab Casmari, saat ditanya wartawan usai menjalani pemeriksaan di Kantor DMPB Kabupaten Cirebon.(chd).

Editor

Recent Posts

Youtuber ‘Resbob’ Segera Disidangkan, Kejati Jabar Tunjuk 6 Jaksa

SATUJABAR, BANDUNG-- Youtuber sekaligus Streamer, Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob, tersangka ujaran kebencian terhadap Suku…

6 jam ago

Pemilik ‘WO’ Diduga Tipu Puluhan Calon Pengantin di Garut Diburu Polisi

SATUJABAR, GARUT--Puluhan calon pengantin di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan jasa wedding…

7 jam ago

Daerah Mana Saja yang Rawan Terjadinya Sinkhole? Ini Penjelasan BRIN

SATUJABAR, JAKARTA – Fenomena sinkhole atau lubang runtuhan tanah yang kerap terjadi di sejumlah wilayah…

7 jam ago

Bagaimana Membangun Bisnis Berkelanjutan Bagi IKM Fesyen dan Kriya?

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi industri kecil dan menengah (IKM) agar semakin…

8 jam ago

KAI dan KAI Wisata Hadirkan Wisata Perahu Ala Korea di Stasiun Tuntang Semarang

SATUJABAR, SEMARANG – Sepertinya tempat ini sangat layak untuk dikunjungi. Kini, Stasiun Tuntang di Semarang…

8 jam ago

Polda Jabar: Ancaman Pembunuhan Pemain Persib, Laporkan Kami Proses!

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat siap menindaklanjuti adanya ancaman pembunuhan di ruang digital yang diterima pemain…

11 jam ago

This website uses cookies.