Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho, menunjukan barang bukti pengungkapan kasus pria bunuh istri siri di lokasi peternakan ayam.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, CIANJUR–Cemburu buta membuat seorang pria di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, gelap mata hingga tega membunuh istri siri-nya. Pelaku yang telah merencanakan aksi kejinya, menghabisi korban di mess lokasi peternakan ayam, setelah sempat berhubungan badan.
Polres Cianjur, Jawa Barat, berhasil mengungkap kasus penemuan mayat perempuan bernama Imas Maskah, berusia 44 tahun, sebagai korban pembunuhan, setelah berhasil menangkap pelakunya. Korban ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi bersimbah darah di mess lokasi peternakan ayam di Kampung Cisampih, Desa Cikancana, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.
Pelaku pembunuhan bernama Asep Saepul, berusia 45 tahun. Korban Imas Maskah, diketahui merupakan istri siri pelaku.
Menurut Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho, api cemburu yang menjadi motif pelaku tega menghabisi istri siri-nya. Pelaku terbakar cemburu buta, saat mendapat kiriman rekaman video korban tengah makan di sebuah kafe bersama seorang pria yang tidak dikenalnya.
“Jadi, motifanya pelaku cemburu terhadap korban, merupakan istri yang dinikahinya secara siri. Awalnya, pelaku mendapat dua kiriman rekaman video, korban tengah makan di sebuah kafe bersama pria yang tidak dikenalnya,” ujar Yurikho, dalam keterangan pers, Rabu (02/09/2026)
Yurikho mengatakan, malam setelah mendapat kiriman video, pelaku gelisah tidak bisa tidur. Pelaku kemudian merencanakan pembunuhan, dengan meminta korban untuk datang ke lokasi peternakan ayam.
Sebelum melakukan aksi kejinya, pelaku dan korban sempat melakukan hubungan badan di mess di lokasi peternakan ayam. Pelaku kemudian bertanya soal sosok pria dalam rekaman video di kafe bersama korban.
Pelaku yang tidak mendapat jawaban, langsung naik pitam, menampar hingga mengambil tongkat baseball yang telah disiapkan dan menghantamkannya ke kepala korban. Korban yang seketika ambruk berlumuran darah, dibekap mulutnya hingga tidak bisa bernafas dan tewas.
“Pelaku awalnya menampar korban setelah tidak menjawab ditanya soal pria dalam rekaman video. Pelaku kemudian mengambil tongkat baseball yang sudah disiapkan, menghantamkannya ke kepala korban, kemudian membekap mulutnya hingga meninggal dunia,” ungkap Yurikho.
Pelaku sebelumnya juga senjaga mempersiapkan lubang untuk mengubur mayat korban di lokasi kejadian. Pelaku menyuruh temannya menggali lubang sedalam satu meter, dengan dalih untuk lubang pembuatan septictank.
Lubang yang telah disiapkan tidak jadi digunakan, karena pelaku keburu panik melihat kondisi korban. Pelaku langsung melarikan diri memgendarai sepeda motor, dengan membiarkan mayat korban di lantai.
Pelarian pelaku berakhir setelah Tim Satreskrim Polres Cianjur berhasil memangkapnya di wilayah Kabupaten Sukabumi. Pelaku melarikan diri ke rumah kakaknya di Jampang Tengah, lalu pindah ke rumah seorang guru spiritual di Kalibunder, hingga akhirnya berhasil ditangkap
Pelaku dijerat Pasal 459 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dan/atau Pasal 458 KUHP, tentang Pembunuhan Berencana. Pelaku terancam hukuman pidana penjara maksimal seumur hidup.
SHENZHEN — China Masters 2026 atau LI-NING China Masters 2026 berlangsung mulai 1 hingga 6…
Sebanyak 80,6 persen penduduk Indonesia sudah online, ungkap Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria.…
SATUJABAR, BANDUNG--Polrestabes Bandung, Jawa Barat, berhasil mengungkap kasus penemuan mayat perempuan terbungkus kardus tergeletak di…
SATUJABAR, BANDUNG – Harga BBM atau bahan bakar minyak Pertamina area Jawa Barat per Rabu…
SATUJABAR, INDRAMAYU – Sebanyak 34 cabang olahraga (cabor) yang tergabung dalam kontingen Pekan Olahraga Provinsi…
SATUJABAR, BANDUNG--Misteri penemuan mayat perempuan terbungkus kardus di Kota Bandung, Jawa Barat, terungkap. Mayat perempuan…
This website uses cookies.