Buruan sae di Kota Bandung.(FOTO: Humas Kota Bandung)
BANDUNG – Buruan Sae jadi program antistunting. Buruan sae merupakan program unggulan di Kota Bandung.
Dengan lahan yang terbatas, program tersebut bisa dilakukan dengan menanam berbagai jenis sayuran hingga buah yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Di Kelurahan Merdeka hadir Buruan Sae Griya Hijau Hidroponik yang hasilnya sudah dipasarkan ke resto hingga supermarket.
“Di sini tanaman sayuran hingga buah, hasil panennya sudah menyuplai ke supermarket hingga rumah makan. Seperti Hypermart, Wong Solo dan Justus,” tutur Lurah Merdeka, Tri Priyanto Manunggal.
Selain untuk bisnis, lanjut Tri, hadirnya Buruan Sae juga menjadi media edukasi bagi para pelajar untuk meningkatkan ilmunya.
“Kawasan ini juga bisa menularkan ilmu ke pelajar. Jadi Buruan Sae digunakan untuk memberikan ilmu kepada mahasisiwa yang sedang magang atau penelitian,” bebernya dilansir bandung.go.id.
Tak hanya itu, Buruan Sae juga dimanfaatkan para pensiunan untuk belajar. Pasalnya mereka yang ingin mengisi masa tuanya berminat untuk bercocok tanam melalui Buruan Sae.
“Pensiunan pun minat pada kegiatan ini. Ada pelatihannya, jadi tidak hanya segi ekonomi saja, juga ada edukasi,” ungkapnya.
Buruan Sae juga, Lanjut Tri mampu memberikan makanan tambahan bagi bayi atau balita yang terindikasi stunting.
“Buruan Sae berperan mengatasi stunting, meskipun disini tidak ada yang stunting, hanya terindikasi saja sekitar 6 balita,” ungkapnya.
SATUJABAR, BANDUNG – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…
SATUJABAR, BANDUNG – Penebangan pohon di Cirejah Kota bandung dilakukan tanpa izin menuai reaksi Pemerintah…
Komite Olimpiade Indonesia menggelar RALB Tahun 2026 sebagai langkah nyata mewujudkan prestasi olahraga yang lebih…
Festival Rakyat Bola Gembira menyedot perhatian warga dengan kehadiran sekitar 14 ribu warga yang memadati…
Infrastruktur ini menjadi fondasi fisik bagi koridor digital baru, yang memperkuat salah satu koneksi digital…
SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan keprihatinannya setelah wilayah Bojongloa Kaler masuk…
This website uses cookies.