Berita

Bupati Kuningan dan Jajaran Jalani Tes Urin BNN

SATUJABAR, KUNINGAN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan melakukan tes urine di jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan, Rabu (8/4/2026). Hal itu dalam rangka menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih dari penyalahgunaan Narkoba.

Tes urine diawali dari Bupati usai Rakor jajaran pejabat disusul yang lainnya. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar mengatakan pelaksanaan tes urine ini merupakan bagian dari komitmen awal dalam menjalankan roda pemerintahan yang sehat dan bebas dari Narkoba.

“Usai melaksanakan Rakor semua yang hadir agar dilakukan tes urine bagi jajaran pemerintah daerah, mulai dari eselon II, eselon III, para kepala dinas, kepala badan, staf ahli, asisten, Pak Sekda, saya sendiri, Ibu Wakil Bupati, para camat hingga kepala bagian,” ujar Bupati Dian dilansir laman Pemkab Kuningan.

Ia menambahkan, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun fondasi kerja yang bersih dari Narkoba. Itu harus diawali dari aparatur.

Bupati juga menegaskan bahwa hasil dari tes urine tersebut akan disampaikan secara terbuka kepada publik. “Kita akan transparan, menyampaikan apa adanya hasil tes urine yang dilaksanakan hari ini bersama BNN,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan, maka akan dilakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

“Kalau memang ada indikasi dan telah melalui kajian sesuai SOP dari BNN, tentu akan ada langkah dan sanksi yang diberikan,” tambahnya.

Kepala BNN Kabupaten Kuningan, Agus Mulya menyampaikan apresiasi atas Bupati Kuningan dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan Narkoba.

Agus Mulya, mengatakan bahwa pihaknya merespons cepat permintaan dari Bupati. “Sesuai permintaan Bupati Kuningan untuk melakukan tes urine kepada para kepala dinas, meskipun ini bersifat mendadak, kami dari BNN langsung siap melaksanakan pemeriksaan,” ujar Agus.

Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.

“Bupati ingin memastikan bahwa lingkungan pemerintah daerah benar-benar bersih dari narkoba,” tambahnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, BNN menggunakan tujuh parameter pengujian, yaitu, Amphetamine (AMP), Methamphetamine (MET), Marijuana/Cannabis (THC/THC-COOH), Morphine/Opiate (MOP), Cocaine (COC), Benzodiazepine (BZO), dan Carisoprodol.

Apabila ditemukan indikasi penggunaan narkoba, hasil tersebut akan segera dilaporkan kepada Bupati Kuningan untuk ditindaklanjuti melalui uji lanjutan sesuai prosedur yang berlaku.

Sementara itu, hasil tes urine terhadap para kepala SKPD dijadwalkan akan keluar dalam waktu 3×24 jam.

“Langkah ini diharapkan menjadi peringatan sekaligus motivasi bagi seluruh ASN di Kabupaten Kuningan untuk menjauhi narkoba,” ungkapnya.

Editor

Recent Posts

Badminton Asia Championships 2026: Jojo Melaju ke 8 Besar, Alwi Kandas

SATUJABAR, NINGBO CHINA – Dua tunggal putra Indonesia mengalami nasib berbeda di babak 16 besar…

2 jam ago

Cegah Haji Ilegal, Kemenhaj-Polri Bentuk Satgas

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah bersama Kepolisian Republik Indonesia resmi membentuk Satuan Tugas…

3 jam ago

Siap-Siap! Lulusan SMA Bisa Jadi ASN Bea Cukai, Kuota 300 Orang

SATUJABAR, JAKARTA--Kabar Baik! Siap-siap bagi lulusan SMA (Sekolah Menengah Atas) yang bercita-cita ingin menjadi Aparatur…

3 jam ago

Badminton Asia Championships 2026: Langkah Sabar/Reza Terhenti di 16 Besar

SATUJABAR, NINGBO CHINA – Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyawan Gutama/Moh Reza Pahlevi harus kandas…

3 jam ago

Badminton Asia Championships 2026: Putri KW Gagal Ke Perempatfinal

SATUJABAR, NINGBO CHINA – Andalan tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani gagal ke babak perempatfinal…

3 jam ago

Presiden Prabowo: Indonesia Bangkit sebagai “Rising Giant” Dunia

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimisme kuat terhadap kebangkitan Indonesia sebagai kekuatan besar…

3 jam ago

This website uses cookies.