Berita

BIJB Kertajati Siap Tambah Kloter Haji 2025

Pada 2025, mayoritas jamaah haji Jawa Barat akan berangkat dari Kertajati, seiring dengan kuota jamaah haji Jabar untuk tahun 2025 sebesar 38.723 orang.

SATUJABAR, BANDUNG — Infrastruktur BIJB Kertajati siap menambah jumlah layanan kelompok terbang (kloter) haji untuk tahun 2025. Ditargetkan Bandara Kertajati bisa memberangkatkan 70 kloter atau sekitar 35 ribu jamaah dari Jabar.

“Dari Saudi Airlines sudah siap untuk penerbangan haji. Asrama haji juga sudah siap,” kata Dedi dalam keterangannya di Bandung.

Persiapan pemberangkatan haji di BIJB Kertajati, kata Dedi, terus berjalan karena pada tahun 2025 ada peningkatan kuantitas. Termasuk asrama haji yang berada di Indramayu juga mendapat pembenahan untuk melayani jamaah sebelum terbang menjalankan ibadah.

Dedi yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar ini menyatakan, tahun 2024 BIJB Kertajati bisa memberangkatkan 30 kloter atau sekitar 13 ribu anggota jamaah haji, dengan hasil evaluasi penerbangan keberangkatan dan kepulangan sudah sangat baik.

Hal ini, lanjutnya, menjadi modal penting dalam rangka meningkatkan kapasitas pemberangkatan jamaah calon haji pada tahun 2025. “Kami bisa katakan semua yang berkaitan dengan bandara dan asrama haji sudah siap. Tahun lalu juga on time semua,” ujar Dedi.

Disinggung mengenai umrah, Dedi menyebutkan, penerbangan diprediksi dimulai pada Februari 2025, dan pihak Kertajati sudah membahas dan menginformasikan semua kesiapan kepada perusahaan travel.

Dedi juga menyebutkan bahwa potensi bisnis terus digali untuk meningkatkan kinerja bisnis bandara yang berada di Majalengka tersebut, seperti penambahan rute penerbangan, hingga penjajakan kerja sama di sektor Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di BIJB Kertajati.

“MRO kami sudah lakukan penjajakan kerja sama dengan Garuda. Kemudian, kargo juga potensial, kami akan tingkatkan kuantitas pengirimannya. Sekarang itu enam ton per hari, nanti akan kami tingkatkan bisa sampai 60 ton per hari,” ucap Dedi.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengungkapkan, pada tahun 2025 mayoritas jamaah haji Jawa Barat akan berangkat dari Kertajati, seiring dengan kuota jamaah haji Jabar untuk tahun 2025 sebesar 38.723 orang.

Hal ini, berbeda dibanding tahun 2024, di mana dari kuota 40.594 orang jamaah calon haji, terdiri atas 27.526 orang yang berangkat dari Embarkasi Bekasi (JKS) dan yang dari Embarkasi Kertajati (KJT) 13.068 orang.

“Kali ini lebih banyak dari tahun lalu untuk embarkasi Kertajati, tapi masih ada dari Bekasi yakni Bekasi dan Bogor atau Depok, tapi kuota lebih banyak dari Indramayu,” ucap Bey.

Karena terjadinya peningkatan, Bey meminta, Kanwil Kemenag Jabar dapat mempersiapkan Asrama Haji Indramayu secara maksimal terkhusus masalah air bersih, yang menjadi kendala pada keberangkatan haji di 2024 lalu. “Air. Itu yang harus diselesaikan. Tahun lalu saja menggunakan mobil tangki, karena belum ada yang permanen,” ucap dia. (yul)

Editor

Recent Posts

Polytron Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Masuk 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

13 menit ago

Polytron Indonesia Open 2026: Lanny/Apri Gagal di 32 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

2 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Marwan/Aisyah Gagal di 32 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

3 jam ago

Dadan Hindayana, Ahli Serangga yang Sempat Jabat Kepala BGN

SATUJABAR, BANDUNG - Dadan Hindayana, lahir 10 Juli 1967 di Garut Jawa Barat, adalah birokrat…

4 jam ago

Anggaran Pelatnas Asian Games 2026 Anjlok Besar

Anggaran pelatnas Asian Games 2026 menurun signifikan dibanding tahun 2022, dari Rp 389.819.933.817 kini menjadi…

4 jam ago

Penumpang Pesawat Domestik April 2026 Turun 18,72 Persen

SATUJABAR, JAKARTA - Penumpang pesawat domestik April 2026, turun 18,72 persen menjadi 4,6 juta orang,…

4 jam ago

This website uses cookies.