Berita

Berusia 1 Abad Lebih, Kakek Mardi Bersemangat Penuhi Undangan Alloh Berhaji

SATUJABAR, MADINAH – Usianya sudah lebih dari satu abad atau 103 tahun. Tetapi, Mardijiyono atau Kakek Mardi nampak bersemangat untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026 ini, memenuhi undangan Alloh SWT.

Menggunakan kursi roda, jemaah asal Indonesia yang akrab disapa Mbah Mardi itu berangkat dari Madinah menuju Makkah untuk menjalankan umrah wajib sekaligus bersiap menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Mbah Mardi bertolak bersama kloter YIA 9 dari Hotel Makarem Haram View Suites Madinah pada Senin sore sekitar pukul 16.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Dengan didampingi petugas, ia perlahan didorong menuju bus keberangkatan.

Sejak jelang salat Ashar sekitar pukul 15.30 WAS, Mbah Mardi sudah berada di dalam bus bersama sejumlah jemaah lanjut usia lainnya sambil menunggu proses pendorongan menuju Makkah. Sementara sebagian jemaah lain masih menunaikan salat Ashar di Masjid Nabawi.

Petugas tampak membantu proses mobilitas Mbah Mardi mulai dari hotel hingga naik ke bus yang akan membawa rombongan menuju Bir Ali untuk mengambil miqat dan niat ihram.

Ketua Sektor 1 Madinah, Ramlan Sudarto mengatakan, keberangkatan kloter YIA 9 dilakukan lebih cepat dari jadwal semula karena seluruh jemaah telah siap diberangkatkan.

“Kalau semua jemaah sudah masuk bus, jumlahnya sudah dicek dan siap berangkat, maka lebih baik diberangkatkan lebih awal agar tidak terlalu lama menunggu di dalam bus,” ujar Ramlan Rabu 13 Mei 2026 dilansir laman Kemenag.

BACA JUGA: Tragis! Cucu Mainkan Senapan Angin di Indramayu, Nenek Tewas Tertembak

Rombongan YIA 9 dijadwalkan singgah di Masjid Dzulhulaifah atau Bir Ali untuk mengambil niat ihram sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makkah. Bagi jemaah yang mampu dapat melaksanakan salat sunnah di masjid, sementara jemaah lansia dan pengguna kursi roda tetap berada di dalam bus.

Meski sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit Arab Saudi, kondisi kesehatan Mbah Mardi kini dinyatakan stabil. Selama masa pemulihan, ia disebut tetap kooperatif dan memiliki nafsu makan yang baik.

“Makanannya enak, saya suka,” ujar Mbah Mardi singkat.

Selama berada di Madinah, Mbah Mardi juga telah menjalani sejumlah ibadah, mulai dari salat di Masjid Nabawi hingga berziarah ke Raudhah dan makam Rasulullah SAW.

Di balik tubuh renta yang kini bergantung pada kursi roda, tersimpan semangat dan keteguhan yang menginspirasi. Mbah Mardi mengaku selalu berusaha hidup dengan ikhlas dan bahagia dalam kondisi apa pun. Ia juga menyebut tidak pernah merokok sepanjang hidupnya.

Perjalanan menuju Makkah yang dijalani Mbah Mardi menjadi gambaran semangat jemaah lansia Indonesia dalam memenuhi panggilan haji. Dengan pendampingan petugas dan perhatian penuh terhadap kondisi kesehatannya, Mbah Mardi kini bersiap menapaki fase terpenting dalam ibadah hajinya di Tanah Suci.

SIMAK: Cara Menabung Emas

Editor

Recent Posts

Harga Emas Kamis 14/5/2026 Antam Rp 2.839.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 14/5/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…

34 menit ago

Wamenpar Buka Rakernas AITTA 2026 di Jakarta

SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa secara resmi membuka Rapat Kerja…

1 jam ago

Ini Pesan Wamen Ekraf ke Komunitas Otomotif Elite Indonesia

SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengajak…

1 jam ago

Mendag Budi Santoso Ngopi Bareng UMKM

SATUJABAR, JAKARTA – Mendag Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta,…

1 jam ago

Harga Patokan Ekspor Emas Pekan Kedua Mei 2026 Turun

SATUJABAR, JAKARTA – Harga Patokan Ekspor untuk pekan kedua Mei 2026 ditetapkan sebesar USD 150.555,29…

2 jam ago

Libur Kenaikan Isa Al Masih, Polisi Bersiaga Penuh

SATUJABAR, JAKARTA – Libur Kenaikan Isa Al Masih yang selama empat hari membuat aparat kepolisian…

2 jam ago

This website uses cookies.