Berita

Astagfirullah! Diduga Ada Praktik ‘Sniper Tourism’ Saat Perang Bosnia Tahun 1990-an

SATUJABAR, BANDUNG – Media ternama mancanegara mengungkap dugaan praktik tercela dan jahat oleh ‘orang kaya’ yang menjadikan medan Perang Bosnia sebagai “Sniper Tourism”.

The Guardian pada Selasa (11/11/2025) memberitakan bahwa Kejaksaan Milan dilaporkan telah mulai menyelidiki sekelompok warganya.

Mereka diduga membayar tentara Serbia Bosnia untuk menembaki warga sipil di Sarajevo selama pengepungan kota itu pada dekade 1990-an.

Sementara itu, The Telegraph mengabarkan “Orang Asing Kaya Diduga Membayar Bayar Rp1,6 Miliar untuk ‘Safari Akhir Pekan’ Membunuh Warga Sipil di Sarajevo.

Menurut Telegraph, Italia selidiki dugaan “wisata perang” di mana turis membayar pasukan Serbia untuk menembak warga Bosnia — dengan tarif lebih tinggi untuk menargetkan anak-anak.

Editor

Recent Posts

All England 2026: Pasangan Ana/Trias serta Tiwi/Fadia Lolos ke Babak 16 Besar

SATUJABAR, BIRMINGHAM – Wakil Indonesia di nomor ganda putri, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi…

2 menit ago

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Kamis 5/3/2026 Rp 3.049.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Kamis 5/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…

9 menit ago

All England 2026: Alwi dan Jojo Melangkah ke Babak 16 Besar

SATUJABAR, BIRMINGHAM – Andalan tunggal putra Indonesia Jonatan Christie ‘Jojo’ sukses mengalahkan pemain Singapura Jia…

13 menit ago

All England 2026: Jafar/Felisha Vs Amri/Nita di 16 Besar

SATUJABAR, BIRMINGHAM – Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah sukses mengalahkan pasangan Jerman Marvin…

21 menit ago

Sakit Hati, Pegawai Bunuh Suami-Istri WNA Pakistan di Bogor

SATUJABAR, BOGOR--Sakit hati yang sudah dipendam lama, diduga menjadi pemicu kasus pembunuhan disertai pencurian terhadap…

16 jam ago

Turis Asing yang Naik Kereta Api Makin Banyak

SATUJABAR, JAKARTA - Mobilitas wisatawan mancanegara melalui transportasi kereta api terus menunjukkan peningkatan di awal…

18 jam ago

This website uses cookies.