Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, BANDUNG–H+1, atau sehari pasca Lebaran, fokus pengamanan polisi terbagi, selain di jalur mudik dan balik, juga di jalur wisata. Polda Jabar bersiaga mengatur arus lalu-lintas seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menuju kawasan destinasi wisata di wilayah Jawa Barat.
Meningkatnya mobilitas masyarakat masuk ke Kota Bandung menuju kawasan destinasi wisata, tampak sejak keluar dari Gerbang Tol Pasteur. Kepadatan kendaraan sejak di lampu merah hingga menuju Flyover Mochtar Kusumaatmadja, Minggu (22/03/2026).
Selain masuk ke Kota Bandung, arus kendaraan roda empat, didominasi pelat nomor luar kota, banyak mengarah ke Jalan Setiabudi hendak menuju kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Data dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Badat, terjadi peningkatan cukup tajam mobilitas masyarakat menuju kawasan destinasi wisata di wilayah Jawa Barat, sehari setelah Lebaran.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, memastikan, selain fokus di jalur mudik dan balik, jajarannya juga bersiaga di jalur wisata. Lima klaster utama yang menjadi fokus pengamanan, tempat ibadah, penyeberangan dan bandara, jalur tol, jalur arteri dan perkotaan, serta jalur menuju kawasan destinasi wisata.
“Terjadi peningkatan arus kendaraan hingga 30 persen pada H+1 Lebaran di jalur menuju tempat wisata. Kondisi ini diprediksi akan berlanjut dan meningkat pada hari berikutnya, seiring tingginya aktivitas silaturahmi dan pergerakan wisata masyarakat, termasuk para pemudik yang telah tiba di kampung halaman,” ujar Rudi dalam keterangan resmi, Minggu (22/03/2026).
Rudi mengatakan, pengamanan jalur wisata difokuskan pada sejumlah titik krusial di berbagai daerah. Selain Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat, juga Kabupaten dan Kota Bogor, hingga Kabupaten Pangandaran.
“Sejumlah lokasi wisata menjadi perhatian khusus pihak kepolisian, karena tingginya tingkat kunjungan. Kawasan Puncak, Taman Safari, Bogor, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Ciwidey, Kabupaten Bandung, hingga Wisata Pantai Pangandaran. Kepadatan di titik-titik tersebut telah diantisipasi melalui peningkatan pengamanan sejak awal libur Lebaran,” kata Rudi.
Sementara iti, Dirlantas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono memastikan, sejumlah strategi telah disiapkan untuk mengurai potensi kemacetan di jalur wisata. Selain penempatan personel di titik-titik rawan (ploting statis), juga disiagakan tim urai kemacetan bergerak secara mobile.
“Penggunaan teknologi drone juga turut dioptimalkan untuk memantau kondisi arus lalu-lintas secara real-time. Identifikasi penyebab kepadatan secara cepat dan akurat, dan cara mengatasinya disiapkan,” ujar Raydian.
Raydian mengungkapkan, Polda Jawa Barat juga menerapkan rekayasa lalu lintas berupa delaying system, atau penundaan arus kendaraan. Penundaan arus diterapkan, sebelum diberlakukan sistem one-way, atau satu arah.
“Strategi ini dinilai efektif, terutama di kawasan Puncak, Bogor, untuk mengatur volume kendaraan dari dua arah secara bergantian. Cara bertindak tersebut, efektif dalam mengurangi kepadatan,” ungkap Raydian.
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Minggu 22/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…
SATUJABAR, CIREBON--Dua orang pencuri sepeda motor di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, babak belur dihajar massa…
SATUJABAR, BANDUNG--Polisi berlakukan cara bertindak dengan menerapkan sistem one-way, atau satu arah, di jalur wisata…
SATUJABAR, BANDUNG – Tuan rumah Everton mampu mengandaskan pasukan Chelsea di kandang Everton, Hill Dickinson…
SATUJABAR, BANDUNG – Striker Brighton Danny Welbeck mampu memborong dua gol saat timnya mangalahkan Liverpool…
SATUJABAR, BANDUNG - Sebanyak 2.266 personel kebersihan disiagakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiagakan selama…
This website uses cookies.