Berita

Apa Perbedaan Siklon, Badai, Topan dan Tornado?

SATUJABAR, JAKARTA – Siklon Tropis KAJIKI terpantau di Laut Filipina barat Pulau Luzon, dengan kecepatan angin maksimum 70 knots (130 km/jam) dan tekanan udara minimum 965 hPa pada Minggu 24 Agustus 2025.

Menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Kecepatan angin maksimum Siklon Tropis KAJIKI meningkat dalam 24 jam kedepan menjadi Kategori 3 (tiga) dengan pergerakan ke arah Barat menjauhi wilayah indonesia.

Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 93W terpantau di wilayah Laut Filipina Timur (barat daya Kep. Palau), sebelah utara Papua Barat Daya, dengan kecepatan angin maksimum sekitar 15 knots (28 km/jam) dan tekanan udara minimum 1006 hPa.

Potensi Bibit Siklon Tropis 93W berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan dalam kategori peluang Rendah-Sedang dan untuk 48-72 jam kedepan dalam kategori peluang Sedang dengan pergerakan ke arah barat-barat laut menuju perariran timur Philipina.

 

Apa Perbedaan Siklon, Badai, Topan dan Tornado?

Secara umum, siklon, badai, dan topan adalah nama yang berbeda untuk fenomena cuaca yang sama, yaitu siklon tropis. Perbedaan utama di antara ketiganya terletak pada wilayah geografis tempat fenomena tersebut terbentuk. Sementara itu, tornado adalah fenomena yang sepenuhnya berbeda.

 

Siklon, Badai, dan Topan

Ketiga istilah ini merujuk pada siklon tropis, sebuah sistem badai besar yang berputar dengan pusat tekanan rendah, terbentuk di atas lautan hangat di daerah tropis.

Siklon: Digunakan untuk badai yang terbentuk di Samudra Hindia dan Pasifik Selatan.

Topan (Typhoon): Digunakan untuk badai yang terbentuk di Samudra Pasifik Barat Laut.

Badai (Hurricane): Digunakan untuk badai yang terbentuk di Samudra Atlantik Utara dan Pasifik Timur Laut.

 

Tornado

Tornado adalah fenomena yang berbeda dari siklon tropis. Perbedaan utamanya adalah:

Ukuran: Tornado jauh lebih kecil daripada siklon tropis. Diameter tornado biasanya berkisar ratusan meter, sedangkan diameter siklon tropis bisa mencapai ratusan hingga ribuan kilometer.

Lokasi Pembentukan: Tornado terbentuk di daratan, biasanya dari badai petir yang sangat kuat. Sebaliknya, siklon tropis terbentuk di atas lautan luas.

Mekanisme: Tornado adalah pusaran angin yang berputar membentuk corong, turun dari dasar awan badai. Siklon tropis adalah sistem cuaca yang jauh lebih besar dan terorganisir yang berputar di sekitar “mata badai”.

Editor

Recent Posts

Berburu Tiket KA Lebaran Sebelum Kehabisan

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat minat masyarakat terhadap perjalanan kereta api…

1 jam ago

Januari 2026, Penumpang LRT Jabodebek Capai 2,7 Juta

SATUJABAR, JAKARTA – Kinerja kayanan LRT Jabodebek terus meningkat terlihat dari meningkatnya jumlah penumpang yang…

2 jam ago

Penganiaya Sopir Ambulans Bawa Pasien di Bandung Barat Ditangkap

SATUJABAR, BANDUNG--Setelah viral di media sosial, seorang sopir ambulans sedang membawa pasien dianiaya pengemudi kendaraan…

2 jam ago

Ketum KONI Pusat Lantik Ketum KONI NTT dan Jajaran

SATUJABAR, KUPANG - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano…

5 jam ago

Menkeu Purbaya: Anggaran Kesehatan Tahun 2026 Naik

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan APBN 2026 didesain tetap ekspansif…

5 jam ago

Tragis! Bocah di Sukabumi Tewas Tertembak Senapan Angin Ayah Tiri

SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang bocah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bernasib malang, menemui ajal di tangan ayah…

5 jam ago

This website uses cookies.