Berita

Aksi Tawuran Pelajar Bersenjata Tajam di Jalur Pantura Cirebon, 3 Pelaku Ditangkap

SATUJABAR, CIREBON–Polisi menangkap tiga orang remaja pelaku tawuran pelajar di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang viral di media sosial. Aksi tawuran bersenjata tajam di Jalur Pantura Cirebon tersebut, mengakibatkan sejumlah orang terluka.

Tiga orang remaja pelaku tawuran di Jalur Pantura Cirebon, ditangkap Tim Tekab Satreskrim Polresta Cirebon bersama Unit Reskrim Polsek Klangenan. Aksi tawuran pelajar viral di media sosial, memperlihatkan para pelaku membawa senjata tajam, hingga mengakibatkan sejumlah orang terluka.

“Menindaklanjuti laporan dari masyarakat dan rekaman video yang beredar di media sosial, Tim Tekab Satreskrim Polresta Cirebon bersama Unit Reskrim Polsek Klangenan, telah berhasil mengamankan pelaku tawuran bersenjata tajam. Ada tiga orang remaja yang diperiksa intensif atas keterlibatan dan perannya dalam aksi tawuran pelajar di Jalur Pantura, Cirebon, ujar Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, dalam keterangannya kepada wartawan, Jum’at (21/08/2026).

Imara mengatakan, ketiga remaja yang diamankan, yakni berinisial DS, berusia 19 tahun, warga Kecamatan Klangenan, WA, 17 tahun, serta HN, 16 tahun, keduanya pelajar SMK kelas XII dan X. Keterlibatan ketiga remaja tersebut, sebagai videografer sekaligus admin penggugah rekaman video ke akun media sosial, membawa celurit  dan menggunakannya dalam aksi tawuran.

Aksi tawuran pelajar terjadi, pada Kamis 20/08/2026) siang, sekitar pukul 14.00 WIB di ruas Jalan Pantura, Arjawinangun-Palimanan, Desa Tegalkarang. Para pelajar SMK terlibat  dengan sekolah lain, sejak di atas sepeda motor hingga turun ke jalan.

Aksi tawuran mengakibatkan sejumlah orang terluka, dan harus dilarikan ke rumah sakit. Dalam penangakapan, polisi menyita sepeda motor yang digunakan saat merekam aksi tawuran, berikut tiga buah telepon seluler (ponsel), sedangkan senjata tajam berupa celurit  masih dalam pencarian.

Sebelumnya, rekaman video aksi tawuran dua kelompok pelajar masih berseragam sekolah, di Jalur Pantura Cirebon, viral di media sosial. Kedua kelompok pelajar SMK tersebut, terlibat tawuran dan saling sabet senjata tajam celurit berukuran besar.

Sebagian dari mereka sampai terjatuh dari sepeda motor dan terperosok ke aspal jalan. Salah satu akun Facebook mengunggah dua potongan rekaman video aksi tawuran tersebut, pada Kamis (20/08/2026).

Video pertama berdurasi 02.55 menit dan kedua berdurasi 01.28 menit. Kedua rekaman video  merupakan satu rangkaian dengan ciri-ciri seragam sekolah yang dikenakan para pelaku saat tawuran.

Dalam potongan video pertama, gerombolan yang mengenakan seragam SMK, membawa senjata tajam jenis celurit berukuran besar. Mereka turun dari motor dan langsung menyabetkannya ke arah lawan, hingga kemudian terjadi saling serang.

Sejumlah pelajar terkena sabetan, hingga ambruk ke jalan dalam kondisi terluka. Aksi tawuran berlangsung di tengah arus lalu lintas ramai, hingga membuat masyarakat resah karena sangat membahayakan.

Editor

Recent Posts

Kejuaraan Dunia BWF 2026: Alwi Farhan Kandas, Wakil Indonesia Tinggal 1

JAKARTA - Kejuaraan Dunia BWF 2026 bergulir hari Senin (17/8) hingga Minggu (23/8) di Indira…

7 jam ago

HYROX Bukan Hanya untuk Lelaki, Perempuan Juga

JAKARTA - HYROX kini semakin olahraga populer di tengah masyarakat. Olahraga yang memadukan lari dengan…

8 jam ago

Eks Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka, Menpora Erick: Negara Hadir Lindungi Atlet

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir menegaskan Kementrian Pemuda…

8 jam ago

Bagaimana Nasib PPPK Paruh Waktu, Apakah Diperpanjang?

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan masa kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)…

8 jam ago

Bandung Great Sale 2026, Ikhtiar Memutarkan Uang

BANDUNG - Bandung Great Sale 2026 resmi dibuka oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di kawasan…

8 jam ago

Kejuaraan Dunia BWF 2026: Ganda Putra Indonesia Kandas

JAKARTA - Kejuaraan Dunia BWF 2026 bergulir hari Senin (17/8) hingga Minggu (23/8) di Indira…

9 jam ago

This website uses cookies.