Tutur

Akhir Nobar Persib x Persija yang Berakhir Bahagia Bagi Bobotoh

Pemerintah Kota Bandung memfasilitasi antusiasme bobotoh dengan menggelar nonton bareng (nobar) serentak di 30 kecamatan.

Langkah ini bukan sekadar agenda hiburan, melainkan strategi menjaga kota tetap kondusif di tengah tingginya animo pertandingan sarat gengsi tersebut.

Di Kecamatan Cibeunying Kidul, suasana persiapan nobar sudah terasa sejak sehari sebelumnya.

Meski informasi nobar terbilang mendadak, jajaran kewilayahan bergerak cepat.

Operator komputer kecamatan, Kiki, menyebut persiapan dilakukan sejak malam hari.

“Persiapannya memang singkat, baru disiapkan semalam karena informasinya juga mendadak dari media sosial. Tapi alhamdulillah sekarang sudah siap, tinggal menunggu warga datang,” ujarnya.

Antusiasme warga terlihat jelas dari media sosial. Banyak warga bertanya soal jam pelaksanaan hingga waktu berkumpul.

Bahkan, panitia mengimbau warga sudah hadir sejak pukul 14.30 WIB agar kegiatan berjalan tertib dan terlihat oleh masyarakat sekitar.

Namun di balik semangat itu, Kiki menegaskan pesan penting, nobar adalah solusi aman bagi bobotoh yang tidak mendapatkan tiket.

“Untuk warga yang tidak punya tiket, jangan memaksakan ke stadion. Lebih baik nobar di wilayah masing-masing saja, lebih aman dan kondusif,” tegasnya.

Sebagai bobotoh, Kiki tak menampik ada rasa ingin menonton langsung ke stadion. Ia pun menyuarakan harapan klasik bobotoh Bandung, tiket yang lebih mudah diakses dan bebas calo.

“Kalau bisa ke depan tiketnya lebih dipermudah, akses ke stadion juga diperbaiki. Soal calo ini sudah gila, ada yang sampai Rp2,5 juta per tiket,” keluhnya.

Sementara itu, atmosfer serupa terasa di Kelurahan Braga.

Operator komputer kelurahan, Andri, mengaki sudah menyiapkan sosialisasi nobar sejak sehari sebelumnya melalui poster, pamflet, media sosial, hingga grup WhatsApp warga dan para ketua RW.

“Sejak kemarin kita sudah sebar informasi. Alhamdulillah persiapan lancar dan warga siap mendukung Persib,” kata Andri.

Respons warga pun sangat positif. Bahkan, sebagian RW memilih menggelar nobar secara mandiri di lingkungannya masing-masing.

“Di RW 6 Jalan Kejaksaan juga ada nobar. Jadi warga bisa nonton dekat rumah, tidak harus ke stadion,” ujarnya.

Menilai kebijakan nobar serentak di 30 kecamatan, Andri menyebut program Pemkot Bandung sangat tepat, mengingat laga Persib melawan Persija selalu menyedot emosi dan perhatian publik.

“Ini pertandingan krusial, laga klasik. Nobar ini jadi wadah menyalurkan animo bobotoh dengan cara yang lebih aman dan tertib,” ujarnya.

Meski demikian, Andri mengingatkan agar euforia tetap dijaga. Dukungan boleh membara, tetapi kondusivitas kota harus tetap menjadi prioritas.

“Dukung Persib dengan tertib. Jangan berlebihan dulu. Kita belum juara. Kalau sudah juara, baru silakan euforia,” katanya sambil tersenyum.

Melalui nobar serentak ini, Pemkot Bandung berharap semangat kebersamaan bobotoh dapat terjaga, bahwa mendukung Persib Bandung bukan hanya soal hadir di stadion, tetapi juga tentang menjaga kota tetap aman, damai, dan bersatu dalam biru.

Pada laga sore itu, Persib menangi duel lawan Persija dengan skor 1-0 melalui gol Beckham Putra.

 

Sumber: Humas Pemkot Bandung

Editor

Recent Posts

Daerah Mana Saja yang Rawan Terjadinya Sinkhole? Ini Penjelasan BRIN

SATUJABAR, JAKARTA – Fenomena sinkhole atau lubang runtuhan tanah yang kerap terjadi di sejumlah wilayah…

44 menit ago

Bagaimana Membangun Bisnis Berkelanjutan Bagi IKM Fesyen dan Kriya?

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi industri kecil dan menengah (IKM) agar semakin…

1 jam ago

KAI dan KAI Wisata Hadirkan Wisata Perahu Ala Korea di Stasiun Tuntang Semarang

SATUJABAR, SEMARANG – Sepertinya tempat ini sangat layak untuk dikunjungi. Kini, Stasiun Tuntang di Semarang…

2 jam ago

Polda Jabar: Ancaman Pembunuhan Pemain Persib, Laporkan Kami Proses!

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat siap menindaklanjuti adanya ancaman pembunuhan di ruang digital yang diterima pemain…

4 jam ago

Harga Emas Rabu 14/1/2026 Rp 2.665.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Rabu 14/1/2026 dikutip dari situs logammulia.com dijual Rp 2.665.000…

5 jam ago

Unpad Kini Punya Pusat Riset dan Inovasi Ubi Jalar

SATUJABAR, SUMEDANG - Universitas Padjadjaran meresmikan Padjadjaran Center For Sweet Potato Research and Innovation Excellence…

8 jam ago

This website uses cookies.