Berita

Ai Juariah Pekerja Migran Korban TPPO Terjebak di Libya Tiba di Cianjur

SATUJABAR, CIANJUR–Ai Juariah, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sudah 14 bulan terjebak dalam situasi sulit di Libya, akhirnya tiba di kampung halamannya di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Ai Juariah yang sempat viral di media sosial, setelah memohon bantuan Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Ai Juariah, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cianjur, akhirnya bisa menginjakkan kaki di tanah air, Senin (13/07/2026). Wanita berusia 48 tahun tersebut, bisa dipulangkan ke kampung halamannya, di Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, setelah 14 bulan terjebak situasi sulit di Libya.

Ai Juariah sebelumnya memantik simpati publik setelah videonya viral di media sosial. Korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tersebut, memohon bantuan kepada Presiden Prabowo dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam kondisi terluka bisa dipulangkan ke Indonesia.

Ai Juariah tiba di Cianjur, sekitar pukul 09.00 WIB dengan pengawalan dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Jawa Barat, serta pihak kepolisian. Kedatangannya disambut haru Bupati Cianjur, Muhammad Wahyu, di Pendopo.

Ai Juariah menceritakan perjuangannya berkali-kali bisa mengunggah videonya ke media sosial, demi mendapatkan pertolongan. Ai Juariah sudah bekerja selama setahun lebih di Libya dengan berpindah-pindah majikan.

“Saya bekerja disana setahun lebih, berkali-kali pindah majikan. Pernah sampai diabaikan, tidak dikasih makan dan mengalami tindak kekerasan. Dari banyak video yang saya unggah ke media sosial, yang terakhir akhirnya ditanggapi,” cerita Air Juariah saat di Pendopo Cianjur, Senin (13/07/2026).

Ai Juariah merasa bersyukur bisa kembali ke keluarganya. Sebelumnya, pihak agensi menjemputnya untuk diterbangkan ke tanah air.

“Tidak tahu siapa yang memproses kepulagannya. Tahunya, saya dijemput sama agensi, setelah itu dipulangkan. Saya berterimakasih ke semua pihak yang terlibat,” ungkap Ai Juariah.

Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat, Kombes Pol. Singgih Hermawan, mengatakan, keberhasilan bisa memulangkan Air Juariah ke Indonesia, berkat kolaborasi intensif KBRI di Libya, Pemerintah Daerah, dan Polres Cianjur.

“Berkat kolaborasi yang ada, Ai Juariah bisa dipulangkan ke tanah air. Terutama peran KBRI di Libya, yang berhasil berkomunikasi membuktikan negara hadir untuk rakyat,” ujar Singgih.

BP3MI Jawa Barat terus menggencarkan edukasi untuj menekan angka pemberangkatan PMI nonprosedural. Langkah preventif tersebut, melalui penyuluhan-penyuluhan kepada masyaraiat agar tidak tergiur bujuk rayu menjadi pekerja migran yang diberangkatlan ke luar negeri secara nonprosedural.

Bupati Cianjur, Muhammad Wahyu, mengakui proses pemulangan Ai Juariah memiliki tantangan besar. Hal tersebut, karena kondisi politik yang sedang terjadi di Libya, dilanda konflik dualisme pemerintahan.

“Bu Ai Juariah sudah pulang ke Cianjur. Kami mengucapkan terimakasih ke seluruh pihak yang telah terlibat dan membantu kepulangannya. Ini proses yang memerlukan perhatian khusus, karena warga kami di Cianjur yang menghadapi masalah, terkendala adanya konflik di Libya,” jelas Wahyu.

Wahyu berharap kasus serupa tidak terulang kembali di masa depan. Jangan ada Ibu Ai Juariah berikutnya, yang sudah berbahagia bisa berkumpul kembali dengan keluarganya.

Editor

Recent Posts

Runner Up Hydroplus Soccer League All Stars U-18, Tim Diterima Bupati Garut

SATUJABAR, GARUT - Tim Putri Garut yang berhasil meraih predikat Runner Up pada ajang Hydroplus…

1 jam ago

Kemenpar Penetrasi Pasar Tiongkok Lewat Famtrip

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi pariwisata DKI Jakarta ke pasar Tiongkok melalui…

1 jam ago

Bupati Kuningan: Jangan Ada Bullying dan Plonco di MPLS

SATUJABAR, KUNINGAN - Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)…

3 jam ago

Bupati Garut Dorong Peran Aktif Orang Tua Didik Anak

SATUJABAR, GARUT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mendorong peran aktif orang tua dalam mendampingi…

3 jam ago

Wirasena Youth Camp 2026: Menpora dan Gubernur DKI Dorong Koloborasi

Wirasena Youth Camp merupakan program kepemimpinan yang diikuti perwakilan kepemudaan dari 38 provinsi dan dirancang…

3 jam ago

Korban Tewas Tabrakan 3 Kendaraan di Jalur Pantura Indramayu Jadi 12 Orang

SATUJABAR, INDRAMAYU--Jumlah korban tewas dalam peristiwa tabrakan melibatkan tiga kendaraan di Jalur Pantura, Kabupaten Indramayu,…

3 jam ago

This website uses cookies.