Berita

Kemenpar Penetrasi Pasar Tiongkok Lewat Famtrip

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi pariwisata DKI Jakarta ke pasar Tiongkok melalui penyelenggaraan Familiarization Trip (Famtrip) dan Networking Dinner yang melibatkan pelaku industri pariwisata premium asal Tiongkok.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, di Jakarta, Senin (13/7), menjelaskan kegiatan Famtrip yang berlangsung pada 27 Juni–1 Juli 2026 ini merupakan hasil kolaborasi Kemenpar dengan Mandarin Oriental Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, serta ASTINDO.

“Program ini diinisiasi untuk memperkenalkan Jakarta sebagai destinasi kelas dunia yang menawarkan pengalaman wisata perkotaan, kekayaan budaya, wisata kuliner, hingga pesona wisata bahari dalam satu kawasan yang terintegrasi dan mudah diakses. Inisiatif ini sekaligus mendukung upaya pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat promosi pariwisata Jakarta di pasar internasional, khususnya pasar Tiongkok yang strategis dan terus bertumbuh,” ujar Made.

Made mengatakan Jakarta tidak hanya dikenal sebagai kota bisnis, tetapi juga menjadi gerbang menuju beragam destinasi wisata bahari Indonesia.

“Perpaduan pengalaman kota modern dengan pesona Kepulauan Seribu merupakan daya tarik yang perlu terus diperkenalkan kepada wisatawan asal Tiongkok,” katanya.

Selama program berlangsung, delegasi yang terdiri atas premium travel agents dan perusahaan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) terkemuka asal Tiongkok, antara lain UMICE Beijing, HIMICE Events Shenzhen, China Comfort Travel MICE, HCG Travel Group, dan Mandarin Oriental Guangzhou, diajak merasakan langsung beragam pengalaman wisata di Jakarta.

Rangkaian kegiatan meliputi city tour ke sejumlah destinasi unggulan, pengalaman gastronomi bersama Chef Fei asal Tiongkok yang menyandang dua bintang Michelin, wisata bahari ke Kepulauan Seribu yang mencakup Pulau Putri, Pulau Macan, dan Pulau Sepa, gala dinner di Lyon Restaurant Mandarin Oriental Jakarta, kunjungan ke Museum Tekstil, aktivitas wellness, hingga menikmati kawasan pesisir modern Pantai Indah Kapuk.

Made menambahkan, pasar Tiongkok merupakan salah satu pasar wisatawan mancanegara terbesar dan paling potensial bagi Indonesia. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, jumlah kunjungan wisatawan asal Tiongkok tercatat mencapai 617.186 kunjungan.

Menurutnya, penguatan konektivitas udara menjadi faktor penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia. Berdasarkan data Amadeus per Juli 2026, hingga Mei 2026 tersedia penerbangan langsung dari sejumlah kota di Tiongkok menuju empat kota di Indonesia, yakni Jakarta, Bali, Manado, dan Surabaya, dengan kapasitas mencapai 1.768.545 kursi yang dioperasikan oleh 12 maskapai.

“Pemilihan Jakarta sebagai lokasi kegiatan juga didukung posisinya sebagai salah satu pintu gerbang utama penerbangan internasional Indonesia serta sebagai pilot project Destinasi Prioritas Regeneratif dalam RPJMN 2025–2029,” ujar Made.

Keberhasilan penyelenggaraan Famtrip turut didukung China Southern Airlines sebagai mitra transportasi udara. Maskapai tersebut memfasilitasi peserta asal Tiongkok dengan tiket berbiaya dasar (free basic fare) menuju Jakarta. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat konektivitas penerbangan langsung Indonesia–Tiongkok sekaligus mendukung promosi pariwisata Indonesia di pasar internasional.

Sebagai puncak rangkaian kegiatan, Kemenpar menyelenggarakan Networking Dinner yang mempertemukan para buyers asal Tiongkok dengan enam pelaku industri pariwisata Indonesia dari Jakarta, yakni Mandarin Oriental Jakarta, ASTINDO, White Horse Group, Elok Tour, Clio Tour & Events, dan Infotour.

Pertemuan bisnis tersebut menghasilkan komitmen kerja sama serta membuka peluang peningkatan kunjungan wisatawan asal Tiongkok, dengan produk wisata pantai dan bahari menjadi daya tarik utama yang paling diminati.

Secara keseluruhan, penyelenggaraan Famtrip pasar Tiongkok di Jakarta menghasilkan potensi kunjungan sebanyak 400 wisatawan (potential pax) dengan estimasi devisa mencapai 485.200 dolar AS atau sekitar Rp8,71 miliar.

Capaian tersebut menjadi wujud sinergi pemerintah dan pelaku industri dalam mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata nasional, mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara, mendorong pembangunan pariwisata berkelanjutan, serta memperkuat posisi Jakarta sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia dan destinasi berkelas dunia.

Editor

Recent Posts

Ketika Fadli Zon Mengenang Seniman Nasirun

YOGYAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir dalam takziah yang diselenggarakan oleh keluarga maestro…

29 menit ago

Hari Jadi Kuningan 1 September 2026, Sekda: Lebih Khidmat, Lebih Meriah

KUNINGAN – Hari Jadi Kuningan 1 September, Pemerintah Kabupaten Kuningan sudah menyiapkan sejumlah program di…

38 menit ago

Kemenperin dan BI Percepat Transformasi UMKM Hijau

JAKARTA – Kemenperin atau Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor industri nasional menuju sistem produksi…

44 menit ago

Tim Indonesia Day, Menpora Kobarkan Semangat Para Atlet

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri acara…

2 jam ago

Veddriq Leonardo Bidik Emas Asian Games 2026

JAKARTA - Veddriq Leonardo, peraih medali emas Olimpiade mengaku belum puas untuk terus menorehkan prestasi…

2 jam ago

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan…

2 jam ago

This website uses cookies.