Berita

Ahmad Sahroni Apresiasi Kapolri & Timsus

BANDUNG: Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran Polri yang telah menetapkan Kadiv Propam Polri Irjen FS sebagai tersangka pembunuhan berencana Brigadir J.

Komisi III DPR RI juga menilai penjelasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya mengenai kronologi dan peran para tersangka dinilai transparan.

Menurutnya, penjelasan Polri masuk akal dan sesuai harapan masyarakat.

“Saya yakin juga seluruh masyarakat Indonesia sangat memberikan apresiasi tinggi pada Kapolri dan tim,” ujarnya, dikutip situs DPR, Rabu (10/8/2022).

Politisi Fraksi Partai NasDem ini lebih lanjut menegaskan bahwa dirinya mendukung proses hukum Irjen FS dan deretan tersangka lainnya hingga proses persidangan.

Hal tersebut, kata Ahmad Sahroni, sebagai momentum baik dan dukungan masyarakat untuk jajaran Polri.

Dia mengatakan penjelasan Kapolri dan Kabareskrim sangat terang benderang, tegas, dan tidak mencederai logika serta hati nurani masyarakat.

“Saya berharap proses hukum yang bagus ini terus dilanjutkan sampai persidangan. Karena ini momentum yang sangat baik sekali untuk Polri,” katanya.

Diberitakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan penanganan terbaru kasus tewasnya Brigadir J. Eks Kadiv Propam Polri Irjen FS ditetapkan sebagai tersangka.

“Timsus menetapkan Saudara FS sebagai tersangka,” kata Kapolri saat konferensi pers di Mabes Polri beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana juga mengapresiasi kinerja Polri.

KAPOLRI TURUN LANGSUNG

Menurut Eva, kasus tersebut ditangani secara tegas, objektif dan tanpa pandang bulu.

“Terima kasih kami sampaikan ke Kapolri Bapak Jendral Sigit yang mampu menjaga marwah Polri dalam penyidikan kasus ini,” katanya.

Dia merespons positif seorang pucuk pimpinan Polri mau turun dan mengawal langsung kasus ini, sehingga kerja timsus yang dibentuk pun bekerja cepat dan tegas.

Politisi Fraksi Partai NasDem ini menambahkan beberapa langkah yang sudah dilakukan Kapolri menunjukkan ketegasan dan keseriusan Polri.

Diantaranya, sambung Eva, pembentukan tim khusus untuk menangani kasus Brigadir J juga melibatkan lembaga diluar Polri untuk terlibat menangani kasus tersebut. Eva menilai, Polri menangani kasus ini dengan baik.

Editor

Recent Posts

Darurat Sampah Tidak Disetujui, Begini Langkah Pemkot Bandung

Darurat sampah yang usulannya diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak disetujui mendorong Pemkot untuk…

2 jam ago

Operasi Patuh 8-21 Juni 2026, Mayoritas Pakai ETLE

Operasi Patuh 2026 didominasi penggunaan ETLE 60 persen. Manual 30 persen 10 persen pendekatan humanis.…

14 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Masuk ke 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

14 jam ago

Menlu Turkiye Temui Presiden Prabowo di Hambalang

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di…

15 jam ago

Indonesia Tuan Rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026

Indonesia tuan rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di…

15 jam ago

Waketum KONI Buka Musorprov KONI Kaltim 2026

SATUJABAR, SAMARINDA - Wakil Ketua Umum (Waketum) II Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen…

15 jam ago

This website uses cookies.