Berita

4 Orang Tewas Akibat Longsor, Bupati Sumedang Sampaikan Duka Cita

SATUJABAR, SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah kecelakaan longsor di Cisempur Jatinangor.

“Saya menyampaikan turut prihatin atas musibah yang menimpa para pekerja. Dari delapan pekerja, empat meninggal dunia, dua tertimbun namun selamat, dan dua lainnya berhasil lolos,” ujar Bupati Dony melalui keterangan resmi Humas.

Ia juga mengapresiasi kerja cepat dan kolaboratif seluruh pihak dalam proses evakuasi. “Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, saya mengucapkan terima kasih kepada Basarnas, TNI, Polri, BPBD Provinsi, Satpol PP, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras dan cepat sehingga proses evakuasi dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Bupati menegaskan, peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. “Walaupun takdir ada di tangan Tuhan, tetap ada sebab yang harus kita waspadai. Keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap aturan harus menjadi perhatian utama agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

 

Kronologi

Musibah longsor terjadi di lokasi pembangunan rumah di Dusun Cintamanah, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Jumat (2/1/2026) sore.

Peristiwa tragis ini mengakibatkan empat orang pekerja bangunan meninggal dunia, sementara empat lainnya berhasil selamat. Longsor terjadi sekitar pukul 14.36 WIB, saat para pekerja tengah mengerjakan pondasi ceker ayam mini soccer. Lokasi pembangunan yang berada di lereng dengan kondisi tanah labil diduga menjadi pemicu terjadinya longsoran yang menimbun para pekerja.

Kantor SAR Bandung menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.45 WIB dan langsung mengerahkan Tim SAR Gabungan ke lokasi. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Moch. Adip, memimpin langsung operasi evakuasi. “Evakuasi dilakukan secara manual dengan melibatkan seluruh potensi SAR. Kurang lebih hampir 200 personel diterjunkan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, dan unsur relawan lainnya,” ujar Adip di lokasi kejadian.

Menurutnya, area longsoran di titik tertimbun memiliki lebar sekitar 3 meter, sementara keseluruhan area longsor diperkirakan mencapai 10 meter. Meski kondisi medan cukup rawan, proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. “Evakuasi berjalan aman dan lancar. Korban terakhir berhasil ditemukan dan dievakuasi pada pukul 19.06 WIB. Saat ini sudah dipastikan tidak ada korban tertimbun,” tambahnya.

Editor

Recent Posts

Konservasi: Kemenhut Telusuri Koridor Gajah di Benakat Sumsel

SATUJABAR, BOGOR - Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan (P2HB) Kementerian Kehutanan bersama Balai Konservasi Sumber Daya…

6 jam ago

Terminal LPG Tanjung Sekong Pasok 40 Persen LPG Nasional

SATUJABAR, CILEGON – Terminal LPG Tanjung Sekong menjadi salah satu infrastruktur strategis Pertamina dalam menjaga…

6 jam ago

BNPB Latih Para Relawan lewat KEMBARA di Ciamis

SATUJABAR, CIAMIS – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten…

6 jam ago

Kemenhaj Pastikan Sanksi Tegas Travel Penelantar Jemaah

SATUJABAR, JAKARTA – Kemenhaj atau Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk…

7 jam ago

Zikir dan Doa Kebangsaan 2026: 100.000 Orang Hadiri Padati Monas

SATUJABAR, JAKARTA - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta,, saat pemerintah menggelar Zikir…

7 jam ago

Gladiator Bogor Arena, Dedie Rachim: Ajang Ukir Prestasi

Gladiator Bogor Arena ini diselenggarakan oleh Yayasan Catatan Akhir Sekolah bersama Pertina dan Pemkot Bogor.…

7 jam ago

This website uses cookies.