Berita

2 SMA dan 1 SMK di Indramayu dan Majalengka Berubah Jadi Sekolah ‘Maung’

Persyaratan khusus yang membedakan dengan sekolah SMA/SMK reguler lainnya yaitu prestasi nilai kemampuan akademik, kemampuan IQ nya minimal 130 yang disahkan oleh lembaga psikologi terdaftar, dan mempunyai prestasi non akademik tingkat nasional termasuk persyaratan kedisiplinan dari siswa tersebut.

SATUJABAR, INDRAMAYU – Dua SMA Negeri dan satu SMK Negeri di KCD Pendidikan Wilayah IX Jawa Barat yang meliputi Kabupaten Indramayu dan Majalengka telah ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi sekolah Maung atau Manusia Unggul.

Ketiga sekolah itu adalah SMAN 1 Sindang Kabupaten Indramayu, SMAN 1 Majalengka dan SMKN 1 Majalengka di kabupaten Majalengka.

Hak tersebut disampaikan Kepala KCD Pendidikan wilayah IX Jawa Barat Dra Hj Dewi Nurhulaela M.Pd diruang kerjanya, Jum’at (30/4/2026).

Menurut Dewi, peralihan ke SMA/SMK Maung ini digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan tujuan untuk mempersiapkan menciptakan generasi penerus dengan sumber daya manusia Jawa Barat yang unggul dan mampu berkompetensi internasional tanpa meninggalkan budaya Jawa Baratnya.

“SMA Maung ini juga untuk menciptakan generasi emas Jawa Barat pada tahun 2045,” jelas Dewi Nurhulaela.

Secara rinci Dewi menjelaskan untuk masuk ke SMA/SMK Maung ini sudah dipersiapkan dari mulai rekruitmen, sistem pembelajaran, hingga sekolah lanjutan di perguruan tingginya.

Dijelaskan, ada persyaratan khusus yang membedakan dengan sekolah SMA/SMK reguler lainnya yaitu prestasi nilai kemampuan akademik, kemampuan IQ nya minimal 130 yang disahkan oleh lembaga psikologi terdaftar, dan mempunyai prestasi non akademik tingkat nasional termasuk persyaratan kedisiplinan dari siswa tersebut.

“Rekruitmen Sekolah Maung pendaftaran dan seleksinya didahulukan dibanding sekolah reguler. sudah tidak menggunakan syarat pendaftaran siswa baru seperti sistem Zonasi, apremasi, anak guru dan syarat lainnya. Sekolah Maung mengedepan prestasi siswa sehingga siswa berprestasi dari sekolah manapun berpeluang besar,” jelasnya.

Dewi menjelaskan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pihaknya optimis dapat berjalan dengan baik karena di sekolah yang berstatus sekolah Maung sudah memiliki guru bersertifikasi dan sarana prasarana yang memadai serta pembelajaran yang melebihi dari sekolah reguler lainnya.

Sementara Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sekolah SMAN 1 Sindang Diana Susanti M.Pd menyambut baik sekolahnya masuk sebagai satu satunya sekolah Maung di kabupaten Indramayu.

Diana menjelaskan SMAN 1 Sindang pernah menjadi sekolah rintisan berstandar internasional (RSBI), sehingga dengan standarisasi yang sudah ada ini menjadi modal utama untuk menjadikan SMAN 1 Sindang sebagai sekolah untuk menciptakan Manusia Unggul (Maung).

Kesiapan itu kata Diana, dari mulai kesiapan ruang belajar dan sarana prasarananya, Standarisasi tenaga guru yang bersertifikasi, termasuk prestasi non akademik di tingkat nasional maupun internasional.

“Semua guru di SMAN 1 Sindang sudah bersertifikasi dengan guru S-2 berjumlah 26 orang guru. Diharapkan sebelum tanggal 2 Juni sudah dibuka pendaftaran,” jelas Diana.

Editor

Recent Posts

Taipei Open 2026: Leo/Daniel Sukses ke Final

SATUJABAR, TAIPEI – Taipei Open 2026 atau YONEX Taipei Open 2026 digelar 28 Juli hingga…

2 jam ago

Harga BBM Pertamina Per 1 Agustus 2026 Area Jawa Barat

SATUJABAR, BANDUNG – Harga BBM atau bahan bakar minyak Pertamina area Jawa Barat per Sabtu…

3 jam ago

Asian Games 2026: Indonesia Kirim 432 Atlet untuk 35 Cabor

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang. SATUJABAR,…

5 jam ago

HUT RI 81: Merdeka Run Diikuti 8.000 Pelari

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyampaikan ajang…

5 jam ago

Apresiasi Menteri Ekraf pada Pameran Poster Global di Universitas Paramadina

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan…

5 jam ago

Harga Emas Sabtu 1/8/2026 Antam Rp 2.603.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 1/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…

5 jam ago

This website uses cookies.