Berita

2 Pelaku Pengeroyokan Kyai dan Anggota Banser di Karawang Ditangkap, Polda Jabar Minta Percayakan Polisi Menanganinya

BANDUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) meminta penanganan kasus pengeroyokan terhadap kyai dan anggota barisan ansor serbaguna (Banser) di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, dipercayakan pada polisi.

Permintaan tersebut setelah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang, telah berhasil menangkap dua pelaku pengeroyokan kyai dan anggota Banser tersebut, saat hendak mengikuti pengajian di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Baghdadi, Kecamatan Rengasdengklok.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, meminta kepada semua pihak untuk bisa menahan diri terkait kasus pengeroyokan kyai dan anggota Banser di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, karena kejadian tersebut saat ini sudah dalam penanganan polisi, dalam hal ini Polres Karawang.

“Semua pihak diminta untuk bisa menahan diri. Mari kita jaga persaudaraan, kasus ini sedang dalam penanganan Polres Karawang,” ujar Jules Abraham kepada wartawan di Markas Polda (Mapolda) Jabar, Sabtu (17/08/2024).

 

2 Pelaku Dihadirkan

Sebelumnya Kapolres Karawang, AKBP Edwar Zulkarnaen, telah menggelar konferensi pers terkait penangkapan dua pelaku pengeroyokan terhadap kyai dan anggota Banser tersebut, dengan menghadirkan langsung pelakunya.

“Dua pelaku berinisial FS dan SW, sudah berhasil kami amankan. Keduanya sebagai pelaku utama dalam kasus pengeroyokan  (pengeroyokan terhadap kyai dan anggota Banser) di Kecamatan Rengasdengklok,” ujar Kapolres Karawang, AKBP Edwar Zulkarnaen, dalam keterangan pers di Markas Polres (Mapolres) Karawang, Jum’at (16/08/2024).

Edwar mengatakan, masih terus mendalami kasus pengeroyokan yang terjadi, pada Sabtu (10/08/2024), sekitar pukul 21.30 WIB, di Jalan Raya Pasarbaru, Dusun Warudoyong, Kecamatan Rengasdengklok.

“Pelaku sengaja menghadang iring-iringan mobil korban dengan tujuan mencari keberadaan salah seorang kyai. Rombongan saat itu sedang dalam perjalanan untuk menghadiri acara pengajian di salah satu pondok pesantren di Karawang,” kata Edwar.

 

Motif Masih Didalami

Edwar belum bisa mengungkapkan motif dibalik kasus pengeroyokan terhadap kyai dan anggota Banser tersebut. Alasannya, pihaknya masih akan mendalaminya dengan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

“Untuk motif belum bisa diungkapkan karena masih akan kita dalami. Nanti setelah semuanya lengkap, baru kita jelaskan, termasuk tersangka itu siapa dan berasal dari kelompok mana,” ungkap Edwar.

Kedua pelaku diamankan berikut barang bukti sepeda motor, tiga buah helm, dua buah HP (handphone), tujuh potong pakaian, sepatu, serta satu buah tas.

Kedua pelaku akan dijerat Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman pidana maksimal lima tahun enam bulan kurungan penjara.

 

Viral di Medsos

Aksi pengeroyokan saat anggota Banser sedang mengawal rombongan Rois Syuriah MWC NU Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi KH. Ihsanudin Al Badawi. Aksi pengeroyokan dilakukan sekelompok orang tak dikenal.

Rombongan sedang dalam perjalanan untuk mengikuti pengajian di Ponpes Al Baghdadi, Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (10/08/2024) malam. Dua anggota Banser menjadi sasaran pengeroyokan setelah pasang badan saat massa tidak dikenal hendak mengincar KH. Ihsanudin yang saai itu sedang berada di dalam mobil.

Dalam rekaman yang beredar di media sosial (medsos) dan viral, terlihat wajah salah satu pelaku penyerangan yang melakukan pemukulan, terekam kamera. Namun, identitas pelaku, dan berasal dari kelompok mana tidak dijelaskan.

“Ada persekusi Tubagus Mogi di Karawang, tolong!” ujar perekam video yang diunggah ke medsos dan viral.

“Pengen ancur ini pengen acur, pengen ancur?” teriak pelaku penyerangan sambil terus melakukan aksi pemukulan dan pelemparan kaca mobil hingga pecah.

Para penumpang yang ada di dalam mobil tampak panik. Mereka berusaha meminta pertolongan, dan menanyakan keberadaan aparat kepolisian.

“Tolong, ini gak ada yang bantu, petugas kepolisiannya kemana?” kata penumpang yang ada di dalam mobil. “Rekam, rekam!” teriak penumpang lainnya.

Dalam aksi pengeroyokan tersebut, dua anggota Banser, termasuk kyai terluka. Selain itu, kaca Mobil yang ditumpanginya pecah dilempar pelaku.

Editor

Recent Posts

Polytron Indonesia Open 2026: Seru! Jojo Kalahkan Alwi di 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

7 jam ago

KPK Tangkap Tangan TPK Pengurusan Izin Tinggal Warga Negara Asing di Kementerian Imipas

SATUJABAR, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan peristiwa tertangkap tangan terhadap sejumlah pihak yang…

8 jam ago

Pasar Kreatif Bandung 2026 Libatkan 339 UMKM, 8 Mal

SATUJABAR, BANDUNG - Pasar Kreatif Bandung 2026 kembali hadir sebagai pembuka rangkaian Bulan Belanja Bandung…

8 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Kandas

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

8 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Dua Ganda Putra ke 8 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

8 jam ago

Minimarket di Sumedang Dirampok, Pelaku Bersajam Melukai Kasir

SATUJABAR, SUMEDANG--Sebuah minimarket di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi sasaran aksi perampokan. Pelaku yang membawa…

12 jam ago

This website uses cookies.